Jika Anda kembali ke masa lalu dan bertemu dengan kedua orang tua saat masih muda, niscaya Anda tidak dapat mencegah atau menggagalkan kelahiran Anda. Tapi jika tidak sengaja melakukannya, mungkin hal tersebut bisa saja terjadi. Suatu model kuantum dapat menerangkan hal tersebut.
Para ilmuwan berspekulasi bahwa perjalanan menembus waktu dapat dilakukan dengan suatu lingkaran umpan balik di mana mengembalikan gerakan mungkin dilakukan. Tapi hanya bisa mengulangi jalan yang telah dilalui hingga saat ini. Dengan kata lain, Anda dapat kembali ke masa lalu dan berjalan-jalan, tapi jangan berharap dapat melakukan sesuatu yang akan merubah masa depan yang Anda tinggalkan sebelumnya.
Ahli fisika Daniel Greenberger dari City University of New York dan Karl Svozil dari Vienna University of Technology dari Austria menunjukkan sifat-sifat teori kuantum yang memastikan bahwa perjalanan menembus waktu tidak dapat merubah keadaan saat ini, meskipun misalnya seseorang berhasil kembali ke masa lalu.
Walau berdasarkan hukum fisika memungkinkan dilakukannya perjalanan menembus waktu, konsep tersebut sarat dengan kontradiksi. Yang membingungkan, jika Anda kembali ke masa lalu, berarti ada kemungkinan dapat melakukan sesuatu untuk merubah keadaan saat ini. Dengan melakukan perubahan tersebut sama saja menggagalkan arti perjalanan ke masa lalu sebab yang menjadi patokan adalah keadaan saat ini. Jika perubahan dapat dilakukan, berarti ada kemungkinan dua keadaan 'saat ini.' Inilah paradoks yang dimaksud.
Kesimpulannya ada dua pilihan, perjalanan menembus waktu tidak mungkin dilakukan atau sesuatu mencegah terjadinya perubahan.
Bagi kita, pilihan yang pertama lebih masuk akal. Tapi teori relativitas umum Eistein menjadi pijakan ilmuwan untuk mempercayai kemungkinan yang kedua.
Sesuai pendapat Einstein, ruang waktu dapat kembali dengan sendirinya. Sehingga, secara teori memungkinkan seseorang untuk bertemu dengan dirinya yang masih muda di masa lalu.
Sebuah tim beranggotakan para ahli fisika dari AS dan Austria mengatakan bahwa situasi ini dapat terjadi hanya jika terdapat perlindungan secara fisik yang bekerja untuk melindungi keadaan saat ini dari perubahan.
Hukum Tak Wajar
Para peneliti mengatakan bahwa pelindung ini ada karena hukum tak wajar yaitu mekanika kuantum. Perilaku kuantum dikendalikan oleh kemungkinan (probabilitas). Sebelum sesuatu dapat diamati, terdapat sejumlah kemungkinan yang berhubungan dengan sebuah keadaan. Tapi sekali saja pernyataan tersebut dapat terdefinisi, itulah satu-satunya kemungkinan dan menggagalkan kemungkinan yang lain.
Gambarannya begini, jika Anda mengetahui keadaan saat kini, Anda tidak dapat merubahnya. Sebagai contoh, jika ayah Anda masih hidup sekarang, hukum kuantum alam semesta menyatakan bahwa tidak ada kemungkinan ia mati di masa lalu. Melalui jalan yang sama, masa kini menjelaskan semua kemungkinan di masa lalu. Karena ayah Anda masih hdup sekarang, tidak ada kemungkinan yang menyatakan bahwa ayah Anda bisa meninggal.
"Jika tidak diketahui seseorang masih hidup sekarang, misalnya kemungkinan hidup hingga sekarang hanya 90 persen, bisa jadi Anda dapat membunuhnya saat kembali ke masa lalu. Tapi jika Anda mengetahui bahwa ia masih hidup, tidak mungkin Anda dapat membunuhnya."
Dengan kata lain, kalau nantinya dapat melakukan perjalanan menembus waktu dengan tujuan membunuh seseorang dan melihatnya sedang gembira duduk di kursi saat ditinggalkan, tentu saja hal tersebut tidak dapat dilakukan. Sesuatu pasti akan mencegah Anda untuk berencana
membunuhnya.
"Anda kembali untuk membunuh seseorang, tapi datang setelah ia keluar dari ruangan dan tidak dapat menemukannya, atau Anda memang berubah pikiran," kata profesor Greenberger menjelaskan
kemungkinan-kemungkinan yang dapat mencegah perubahan. Anda tidak akan mampu membunuhnya karena fakta bahwa ia masih hidup sekarang akan melawan semua keinginan Anda.
"Mekanika kuantum memang membingungkan antara sesuatu yang mungkin terjadi dan yang telah terjadi," kata Profesor Dan Greenberegr dari City University of New York.
Meskipun demikian, model baru yang menggunakan hukum mekanika kuantum memecahkan masalah paradoks yang banyak diperdebatkan dalam perjalanan ke masa lalu. Hanya saja, secara tradisional hukum tersebut tidak dapat digunakan untuk menghitung waktu baliknya.
Rabu, 25 November 2009
Sabtu, 21 November 2009
We were warned : Histeria film 2012!
Oleh : Armansyah
Histeria film "2012: We were warned" telah menyebar keseantero bumi dalam waktu yang relatif singkat. Beranjak dari beragam fenomena dan misteri sistem penanggalan yang ditemukan dari sisa-sisa peradaban suku Maya (yaitu salah satu suku yang tinggal di wilayah selatan Mexico sekarang atau semenanjung Yucatan Amerika Tengah yang berbatasan dengan Samudera Pasifik di sebelah barat, dan Laut Karibia di sebelah timur) Guetemala telah sukses menghantarkan film besutan sutradara Roland Emrich ini populer. Saya sendiri dalam hal ini mengakui ikut menjadi korban dari promosi film tersebut, bahkan saking histerianya, sempat salah nonton film dengan tajuk yang sama tetapi berbeda tema, yaitu "2012: Doomsday", dengan pemeran utama Dale Midkiff dan Cliff De Young.

Sejumlah arkeolog modern percaya bahwa suku Maya mempunyai peradaban yang luar biasa pada masanya, bahkan diantaranya ada yang percaya bahwa peradaban suku Maya dimasa lalu berada jauh diatas peradaban kita sekarang ini. Peradaban suku Maya itu menurut para arkeolog yang mempercayai hal tersebut bisa dilihat dari peninggalan mereka seperti buku-buku, meja-meja batu dan cerita-cerita yang bersifat mistik.
Suku Maya sendiri diduga memiliki korelasi dengan sejumlah peradaban dibenua Asia. Pasalnya, candi-candi yang terletak di kompleks Chichen Itza mirip dengan candi di Asia. Bahkan, ada pula yang persis dengan yang dimiliki Indonesia. Kompleks candi suku Maya di Chichen Itza dibangun sekitar tahun 502-522 Masehi. Ia merupakan bangunan peninggalan Suku Maya yang paling lengkap dan terawat dengan baik. Kompleks candi ini cukup luas dan tiap candi terpisah satu sama lain. Di tengah-tengah berdiri Candi El Castilo yang bentuknya menyerupai piramida dengan atap terpancung. Yang mengherankan, Candi El Castilo mirip dengan Candi Sukuh di Kabupaten Karanganyar, Jawa tengah di sisi barat Gunung Lawu, tepatnya di Dusun Sukuh, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah.
Tentang keterkaitan candi Suku Maya dan Indonesia konon pernah menjadi bahan penelitian dari Prof. Gualberto Zapata Alonzo yang melalui bukunya "An Overview of The Mayan World" yang terbit 2002, ia menyebutkan, seni dan kesadaran beragama Suku Maya memiliki persamaan dengan India, Indocina dan Indonesia. Candi Tikal di Guatemala ada kesamaan dengan piramida Naksei Chan Crong di Angkor, Kamboja. Begitu pula dengan Candi di Paleque, Meksiko. Candi itu mirip dengan Candi Ajanata di India. Selain itu, simbol-simbol agama dan mitos binatang Suku Maya mirip dengan di Jawa dan Indocina. Dalam cerita Hindhu Mahabharata dan Ramayana terdapat pula suku dengan panggilan Maya. Bahkan, pada agama Hindu terdapat dewa bernama Maya.
Akan tetapi, hal yang membuat suku Maya menjadi fenomena utama dan akar dari film "2012: We were warned" seperti yang sempat saya singgung sebelumnya adalah pada kalender yang dibuat oleh bangsa Maya, berakhir pada tanggal 21 Desember 2012 !
Dan menurut orang-orang yang mempercayainya, hal itu merupakan signal dari suku Maya bila bumi sudah mencapai titik klimaks kehidupan dan booom, terjadilah kiamat qubro alias Doomsday.
Argumen sejumlah orang tersebut lalu mendapat pembenaran dari sejumlah analisa dan penyelidikan yang sangat subyektif dari sejumlah kalangan ilmuwan dengan isu keberadaan planet nibiru atau planet x yang sedang berjalan menuju kearah planet bumi kita dan bersiap menjadi alat penghancurnya.
Menariknya, ketua suku Maya sendiri, Apolinario Chile Pixtun dan arkeolog Meksiko, Guillermo Bernal, keduanya mencatat bahwa “histeria kiamat” dalam film “2012: We were warned” justru bertentangan dengan dengan apa yang sebenarnya dipahami oleh mereka sendiri. Apa yang didengung-dengungkan oleh sejumlah orang tentang terjadinya kiamat pada tahun 2012, hanyalah sebuah bualan dan sisipan terhadap kenyataan ramalan suku Maya.
Sebagai seorang muslim yang tahu akan eksistensi nash didalam Islam menyangkut hari akhir, saya tidak akan menganggap serius segala teori yang berkaitan dengan tanggal 21 Desember 2012. Entah itu yang dikemukakan melalui berbagai film semacam "2012: We were warned" atau sejenisnya maupun apa yang dilontarkan secara terang-terangan diluarnya. Bahwa apa yang disebut sebagai hari kehancuran, Armageddon, Doomsday atau kiamat itu pasti akan datang. Ini sudah menjadi ketentuan dari Allah melalui hukum alam yang ada.
Didalam kitab suci Al-Qur’an sendiri keimanan kepada Allah hampir selalui dikaitkan pada keimanan pada adanya hari akhir sebagaimana misalnya dalam Al-Baqarah [2]:8, Al-Baqarah [2]:126, Al-Baqarah [2]:228, Al-Baqarah [2]:232, Ali Imran [3] :114, An-Nisaa [4]:39], An-Nisaa [4]:59, An-Nisaa [4]:162, At-Taubah [9]:18-19, At-Taubah [9]:44, Al-Ankaabut [29]:36, Al-Mujaadilah [58]:22 dan masih banyak lagi ayat-ayat didalam Al-Qur’an yang semisal. Intinya bahwa kepercayaan seorang muslim terhadap eksistensi Tuhan memiliki korelasi yang tidak terpisahkan dengan keharusannya untuk mempercayai akan tibanya hari kiamat itu sendiri. Dia menjadi satu kesatuan yang utuh dan membentuk fondasi kepercayaan didalam Islam. Siapa yang mendustakannya secara jelas dinyatakan oleh Al-Qur’an sebagai orang yang sesat!

Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya. (QS. An-Nisaa’ [ 4]:136)
Hanya saja tinggal lagi kapan waktunya tiba, ini dia yang kita tidak bisa mengetahuinya secara pasti. Semua orang boleh-boleh saja melakukan analisa dan prediksi sesuai dengan disiplin ilmunya masing-masing. Akan tetapi seperti yang juga saya tulis dalam buku “Ramalan Imam Mahdi: Akankah ia datang pada 2012 [Serambi, 2008]” bahwa semua prediksi yang dilakukan itu hanyalah sebatas praduga yang tidak memiliki validasi kepastian apapun.
Jangankan untuk berbicara kepastian tibanya hari kiamat, memprediksikan tanggal dan waktu terjadinya gempa bumi saja sampai hari ini faktanya tidak ada satu negara maju manapun yang bisa melakukannya secara akurat. Semua bermain dalam praduga dan waktu antara (range domain) namun coba lihat gempa di Sumatera Barat dan Tasikmalaya atau Tsunami di Aceh dan Yogya.
Sejauh ini, seluruh nash keagamaan didalam Islam yang berbicara masalah kiamat lebih banyak kepada perujukan tanda-tanda yang akan menjadi pemicu terjadinya hari akhir tersebut dan bukan merujuk pada tanggal maupun waktu. Semua secara jelas dinyatakan tertutup bagi siapapun kecuali Allah semata. Saya tidak akan membahas masalah tanda-tanda kiamat dalam versi Islam karena memang sebenarnya ini sudah saya bahas secara detil dalam buku “Ramalan Imam Mahdi: Akankah ia datang pada 2012 [Serambi, 2008]”. Jadi bagi anda yang ingin tahu lebih banyak mengenai ini silahkan saja membaca buku tersebut.
Oke kita kembali dulu pada pembahasan film “2012: We were warned”. Secara jujur saya kataka bahwa film ini memang menarik untuk disaksikan. Visual effect yang disuguhkan sungguh luar biasa dan membuat film ini terasa hidup dan mendebarkan.
Akan tetapi jika kita berbicara masalah drama atau alur cerita, dalam pandangan saya pribadi film ini biasa saja. Datar dan bisa ditebak, tidak ubahnya seperti film-film science fiction Hollywood lainnya. Sebut saja Independence Day (ID4), The day after tomorrow, Armageddon, Double Impact, war of world dan sejenisnya. Apalagi ending dari film ini tidaklah kiamat dalam arti yang sebenarnya namun replika saja dari kejadian dijaman Nuh a.s melalui banjir besarnya yang membentuk ulang struktur bumi dan permukaannya.
Histeria yang ditonjolkan difilm ini lebih pada penggambaran terjadinya tsunami raksasa yang menelan seluruh isi bumi, gempa besar yang disertai keluarnya api dari dalam bumi yang menghancurkan istana Vatikan sampai Patung Yesus di Rio Jeneiro dan seterusnya. Saya pribadi mengacungi 4 jempol untuk sound system dan visual effect film ini. Terlepas dari alur cerita dan tokoh yang ditampilkannya, konten film “2012: We were warned”, sangat bagus untuk menjadi muhasabah diri setiap kita berkaitan dengan penggambaran terjadinya hari akhir.
Memang tidak akan sama persis seperti yang disampaikan oleh kitab suci, namun secara subyektif, film ini mampu menghadirkan imajinasi kita terhadap dahsyatnya kejadian dihari kiamat tersebut.
Histeria film "2012: We were warned" telah menyebar keseantero bumi dalam waktu yang relatif singkat. Beranjak dari beragam fenomena dan misteri sistem penanggalan yang ditemukan dari sisa-sisa peradaban suku Maya (yaitu salah satu suku yang tinggal di wilayah selatan Mexico sekarang atau semenanjung Yucatan Amerika Tengah yang berbatasan dengan Samudera Pasifik di sebelah barat, dan Laut Karibia di sebelah timur) Guetemala telah sukses menghantarkan film besutan sutradara Roland Emrich ini populer. Saya sendiri dalam hal ini mengakui ikut menjadi korban dari promosi film tersebut, bahkan saking histerianya, sempat salah nonton film dengan tajuk yang sama tetapi berbeda tema, yaitu "2012: Doomsday", dengan pemeran utama Dale Midkiff dan Cliff De Young.
Sejumlah arkeolog modern percaya bahwa suku Maya mempunyai peradaban yang luar biasa pada masanya, bahkan diantaranya ada yang percaya bahwa peradaban suku Maya dimasa lalu berada jauh diatas peradaban kita sekarang ini. Peradaban suku Maya itu menurut para arkeolog yang mempercayai hal tersebut bisa dilihat dari peninggalan mereka seperti buku-buku, meja-meja batu dan cerita-cerita yang bersifat mistik.
Suku Maya sendiri diduga memiliki korelasi dengan sejumlah peradaban dibenua Asia. Pasalnya, candi-candi yang terletak di kompleks Chichen Itza mirip dengan candi di Asia. Bahkan, ada pula yang persis dengan yang dimiliki Indonesia. Kompleks candi suku Maya di Chichen Itza dibangun sekitar tahun 502-522 Masehi. Ia merupakan bangunan peninggalan Suku Maya yang paling lengkap dan terawat dengan baik. Kompleks candi ini cukup luas dan tiap candi terpisah satu sama lain. Di tengah-tengah berdiri Candi El Castilo yang bentuknya menyerupai piramida dengan atap terpancung. Yang mengherankan, Candi El Castilo mirip dengan Candi Sukuh di Kabupaten Karanganyar, Jawa tengah di sisi barat Gunung Lawu, tepatnya di Dusun Sukuh, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah.
Tentang keterkaitan candi Suku Maya dan Indonesia konon pernah menjadi bahan penelitian dari Prof. Gualberto Zapata Alonzo yang melalui bukunya "An Overview of The Mayan World" yang terbit 2002, ia menyebutkan, seni dan kesadaran beragama Suku Maya memiliki persamaan dengan India, Indocina dan Indonesia. Candi Tikal di Guatemala ada kesamaan dengan piramida Naksei Chan Crong di Angkor, Kamboja. Begitu pula dengan Candi di Paleque, Meksiko. Candi itu mirip dengan Candi Ajanata di India. Selain itu, simbol-simbol agama dan mitos binatang Suku Maya mirip dengan di Jawa dan Indocina. Dalam cerita Hindhu Mahabharata dan Ramayana terdapat pula suku dengan panggilan Maya. Bahkan, pada agama Hindu terdapat dewa bernama Maya.
Akan tetapi, hal yang membuat suku Maya menjadi fenomena utama dan akar dari film "2012: We were warned" seperti yang sempat saya singgung sebelumnya adalah pada kalender yang dibuat oleh bangsa Maya, berakhir pada tanggal 21 Desember 2012 !
Dan menurut orang-orang yang mempercayainya, hal itu merupakan signal dari suku Maya bila bumi sudah mencapai titik klimaks kehidupan dan booom, terjadilah kiamat qubro alias Doomsday.
Argumen sejumlah orang tersebut lalu mendapat pembenaran dari sejumlah analisa dan penyelidikan yang sangat subyektif dari sejumlah kalangan ilmuwan dengan isu keberadaan planet nibiru atau planet x yang sedang berjalan menuju kearah planet bumi kita dan bersiap menjadi alat penghancurnya.
Menariknya, ketua suku Maya sendiri, Apolinario Chile Pixtun dan arkeolog Meksiko, Guillermo Bernal, keduanya mencatat bahwa “histeria kiamat” dalam film “2012: We were warned” justru bertentangan dengan dengan apa yang sebenarnya dipahami oleh mereka sendiri. Apa yang didengung-dengungkan oleh sejumlah orang tentang terjadinya kiamat pada tahun 2012, hanyalah sebuah bualan dan sisipan terhadap kenyataan ramalan suku Maya.
Sebagai seorang muslim yang tahu akan eksistensi nash didalam Islam menyangkut hari akhir, saya tidak akan menganggap serius segala teori yang berkaitan dengan tanggal 21 Desember 2012. Entah itu yang dikemukakan melalui berbagai film semacam "2012: We were warned" atau sejenisnya maupun apa yang dilontarkan secara terang-terangan diluarnya. Bahwa apa yang disebut sebagai hari kehancuran, Armageddon, Doomsday atau kiamat itu pasti akan datang. Ini sudah menjadi ketentuan dari Allah melalui hukum alam yang ada.
Didalam kitab suci Al-Qur’an sendiri keimanan kepada Allah hampir selalui dikaitkan pada keimanan pada adanya hari akhir sebagaimana misalnya dalam Al-Baqarah [2]:8, Al-Baqarah [2]:126, Al-Baqarah [2]:228, Al-Baqarah [2]:232, Ali Imran [3] :114, An-Nisaa [4]:39], An-Nisaa [4]:59, An-Nisaa [4]:162, At-Taubah [9]:18-19, At-Taubah [9]:44, Al-Ankaabut [29]:36, Al-Mujaadilah [58]:22 dan masih banyak lagi ayat-ayat didalam Al-Qur’an yang semisal. Intinya bahwa kepercayaan seorang muslim terhadap eksistensi Tuhan memiliki korelasi yang tidak terpisahkan dengan keharusannya untuk mempercayai akan tibanya hari kiamat itu sendiri. Dia menjadi satu kesatuan yang utuh dan membentuk fondasi kepercayaan didalam Islam. Siapa yang mendustakannya secara jelas dinyatakan oleh Al-Qur’an sebagai orang yang sesat!
Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya. (QS. An-Nisaa’ [ 4]:136)
Hanya saja tinggal lagi kapan waktunya tiba, ini dia yang kita tidak bisa mengetahuinya secara pasti. Semua orang boleh-boleh saja melakukan analisa dan prediksi sesuai dengan disiplin ilmunya masing-masing. Akan tetapi seperti yang juga saya tulis dalam buku “Ramalan Imam Mahdi: Akankah ia datang pada 2012 [Serambi, 2008]” bahwa semua prediksi yang dilakukan itu hanyalah sebatas praduga yang tidak memiliki validasi kepastian apapun.
Jangankan untuk berbicara kepastian tibanya hari kiamat, memprediksikan tanggal dan waktu terjadinya gempa bumi saja sampai hari ini faktanya tidak ada satu negara maju manapun yang bisa melakukannya secara akurat. Semua bermain dalam praduga dan waktu antara (range domain) namun coba lihat gempa di Sumatera Barat dan Tasikmalaya atau Tsunami di Aceh dan Yogya.
Sejauh ini, seluruh nash keagamaan didalam Islam yang berbicara masalah kiamat lebih banyak kepada perujukan tanda-tanda yang akan menjadi pemicu terjadinya hari akhir tersebut dan bukan merujuk pada tanggal maupun waktu. Semua secara jelas dinyatakan tertutup bagi siapapun kecuali Allah semata. Saya tidak akan membahas masalah tanda-tanda kiamat dalam versi Islam karena memang sebenarnya ini sudah saya bahas secara detil dalam buku “Ramalan Imam Mahdi: Akankah ia datang pada 2012 [Serambi, 2008]”. Jadi bagi anda yang ingin tahu lebih banyak mengenai ini silahkan saja membaca buku tersebut.
Oke kita kembali dulu pada pembahasan film “2012: We were warned”. Secara jujur saya kataka bahwa film ini memang menarik untuk disaksikan. Visual effect yang disuguhkan sungguh luar biasa dan membuat film ini terasa hidup dan mendebarkan.
Akan tetapi jika kita berbicara masalah drama atau alur cerita, dalam pandangan saya pribadi film ini biasa saja. Datar dan bisa ditebak, tidak ubahnya seperti film-film science fiction Hollywood lainnya. Sebut saja Independence Day (ID4), The day after tomorrow, Armageddon, Double Impact, war of world dan sejenisnya. Apalagi ending dari film ini tidaklah kiamat dalam arti yang sebenarnya namun replika saja dari kejadian dijaman Nuh a.s melalui banjir besarnya yang membentuk ulang struktur bumi dan permukaannya.
Histeria yang ditonjolkan difilm ini lebih pada penggambaran terjadinya tsunami raksasa yang menelan seluruh isi bumi, gempa besar yang disertai keluarnya api dari dalam bumi yang menghancurkan istana Vatikan sampai Patung Yesus di Rio Jeneiro dan seterusnya. Saya pribadi mengacungi 4 jempol untuk sound system dan visual effect film ini. Terlepas dari alur cerita dan tokoh yang ditampilkannya, konten film “2012: We were warned”, sangat bagus untuk menjadi muhasabah diri setiap kita berkaitan dengan penggambaran terjadinya hari akhir.
Memang tidak akan sama persis seperti yang disampaikan oleh kitab suci, namun secara subyektif, film ini mampu menghadirkan imajinasi kita terhadap dahsyatnya kejadian dihari kiamat tersebut.
Ramalan Kiamat Pasti Selalu Gagal
Sumber :
http://www.voa-islam.net/news/features/2009/11/16/1700/ramalan-ramalan-kiamat-yang-selalu-gagal/
Sepanjang sejarah, banyak sekali ramalan-ramalan tentang kiamat, tapi semuanya gagal dan tidak pernah terbukti. Inilah beberapa daftar RAMALAN KIAMAT yang GAGAL:
*Kiamat Tahun 1866*
Banyak penganut Kristen meyakini angka 666 adalah angka iblis, sehingga ketika menjelang tahun 1666, tahun itu diartikan sebagai akhirnya zaman.
*Kiamat Tahun 1843*
William Miller, pendeta Advent asal Inggris mendapat pewahyuan tahun 1815, bahwa kiamat akan terjadi tahun 1843. Penerusnya kemudian merevisi kiamat akan terjadi tahun 1844.
*Kiamat Tahun 1870*
Penganut Kristen sekte Kesaksian Jehovah yang didirikan tahun 1870-an pernah meramalkan bahwa dunia akan kiamat pada 1914.
Namun, begitu lewat tahun 1914, mereka hanya mengatakan 'tidak lama lagi'.
*Kiamat November/Oktober 1982*
Pada akhir tahun 1976, Pat Robertson memprediksi bahwa akhir dunia akan datang pada bulan November atau Oktober 1982. Dalam siaran Mei 1980 dari The 700 Club, ia menyatakan, “Saya menjamin Anda pada akhir tahun 1982 akan menjadi hari penghakiman pada dunia.“
*Kiamat 9 September 1999*
Sang “Imam Mahdi” Syamsuri pernah meramalkan bahwa 9 September 1999 adalah hari kiamat. Ratusan orang diajak ke padepokannya menyambut kiamat tepat pukul 09.00 WIB. Sebelum ramalan itu terwujud, ia malah diciduk polisi. Palu hakim menghukumnya 11 bulan penjara.
Begitu ramalan kiamatnya pada 9-9-1999 meleset, dia berkilah. “Kiamat tetap akan terjadi dalam waktu dekat ini,” katanya. Setelah kiamat, orang-orang terpilih yang masih hidup. Kakek 15 cucu inilah yang bakal memimpin mereka. Itu sebabnya, dia tetap menunggu kiamat, sambil mengurus kebun jeruk di belakang rumahnya.(GATRA, Jumat 14 November 2003).
*Kiamat 31 Desember 1999*
Joseph Kibwetere dari Uganda (Afrika), pendiri The Movement for the Restoration of the Ten Commandments of God, bernubuat bahwa dunia akan berakhir pada 31 Desember 1999 (yang diralat menjadi 31 Desember 2000). Tahun 1998, ia dirawat di rumah sakit karena mengalami gangguan jiwa. Sebelum 31 Desember 2000 ia menyuruh seluruh jemaatnya berkumpul dalam sebuah bangunan gereja. Setelah jemaat berkumpul, pintu serta jendela gereja ditutup dan Joseph membakar gereja tersebut. Akibatnya, ketika api padam, pihak keamanan menemukan 330 tengkorak manusia dalam keadaan gosong di antara puing-puing.
*Akhir Tahun 1999*
Menjelang berakhirnya tahun 1999, muncul istilah Y2K pada komputer yang diyakini mempengaruhi semua sistim komputer dunia.
Wall Street Journal memprediksikan bahwa pada 1 Januari 2000 akan terjadi kekacauan yang amat besar setara dengan kiamat di muka Bumi.
*Kiamat 5 Mei 2000*
Dalam bukunya, Ice: The Ultimate Disaster (1997) Richard Noone memprediksikan bahwa pada 5 Mei 2000, planet-planet akan bersejajar dan kehidupan akan berakhir seiring dengan mencairnya semua es di muka Bumi. Sekitar 18 bulan sebelum “hari kiamat” itu, Benjamin Radford (dari Skeptical Inquirer science magazine), mewawancarai Mr Noone tentang buku dan ramalannya; Radford sempat bertanya apakah mereka bisa mengatur pertemuan/wawancara pada tanggal 6 Mei 2000, kalau-kalau dunia tidak berakhir. Tapi Noone menolak.
Kiamat 10 November 2003 (akhir dari akhir zaman?)
Mangapin Sibuea dari Bandung Selatan dan para pengikutnya, sekitar 300 orang berkumpul dan melakukan ritual, seperti menyanyi, menari, dan berpuasa, ada yang 3 hari 3 malam tak makan, ada juga yang 7 hari 7 malam tak makan. Semua itu dilakukan untuk bersiap-siap menjemput Kiamat, 10 November 2003.
*Kiamat 21 Desember 2012*
Menurut NASA, ilmuwan terpercaya di seluruh dunia tahu bahwa tidak ada ancaman yang berhubungan dengan tahun 2012. Planet kita telah menjadi tempat hidup yang baik selama lebih dari empat miliar tahun.
NASA bersikeras kalender Maya sebenarnya tidak berakhir pada 21 Desember 2012, yang dianggap sebagai akhir dari peradaban manusia sekarang dan mulainya peradaban baru.
Bangsa Maya Modern di Guatemala dan Meksiko juga menyangkal ramalan tentang kiamat. “Tidak ada konsep kiamat dalam budaya Maya,” demikian kata Yesus Gomez, kepala the Guatemalan confederation of Mayan priests and spiritual guides, kepada The Sunday Telegraph.
Cirilo Perez, seorang penasihat Presiden Guatemala Alvaro Colom, mengecam eksploitasi komersial budaya Maya oleh pihak luar. “Ketika orang asing melihat kita, mereka berpikir ‘Lihat Maya, betapa baiknya, betapa cantik’, tetapi sebenarnya mereka tidak mengerti kita.” katanya.
Kiamat adalah rahasia Tuhan. Siapapun yang meramal pasti akan gagal [taz]
http://www.voa-islam.net/news/features/2009/11/16/1700/ramalan-ramalan-kiamat-yang-selalu-gagal/
Sepanjang sejarah, banyak sekali ramalan-ramalan tentang kiamat, tapi semuanya gagal dan tidak pernah terbukti. Inilah beberapa daftar RAMALAN KIAMAT yang GAGAL:
*Kiamat Tahun 1866*
Banyak penganut Kristen meyakini angka 666 adalah angka iblis, sehingga ketika menjelang tahun 1666, tahun itu diartikan sebagai akhirnya zaman.
*Kiamat Tahun 1843*
William Miller, pendeta Advent asal Inggris mendapat pewahyuan tahun 1815, bahwa kiamat akan terjadi tahun 1843. Penerusnya kemudian merevisi kiamat akan terjadi tahun 1844.
*Kiamat Tahun 1870*
Penganut Kristen sekte Kesaksian Jehovah yang didirikan tahun 1870-an pernah meramalkan bahwa dunia akan kiamat pada 1914.
Namun, begitu lewat tahun 1914, mereka hanya mengatakan 'tidak lama lagi'.
*Kiamat November/Oktober 1982*
Pada akhir tahun 1976, Pat Robertson memprediksi bahwa akhir dunia akan datang pada bulan November atau Oktober 1982. Dalam siaran Mei 1980 dari The 700 Club, ia menyatakan, “Saya menjamin Anda pada akhir tahun 1982 akan menjadi hari penghakiman pada dunia.“
*Kiamat 9 September 1999*
Sang “Imam Mahdi” Syamsuri pernah meramalkan bahwa 9 September 1999 adalah hari kiamat. Ratusan orang diajak ke padepokannya menyambut kiamat tepat pukul 09.00 WIB. Sebelum ramalan itu terwujud, ia malah diciduk polisi. Palu hakim menghukumnya 11 bulan penjara.
Begitu ramalan kiamatnya pada 9-9-1999 meleset, dia berkilah. “Kiamat tetap akan terjadi dalam waktu dekat ini,” katanya. Setelah kiamat, orang-orang terpilih yang masih hidup. Kakek 15 cucu inilah yang bakal memimpin mereka. Itu sebabnya, dia tetap menunggu kiamat, sambil mengurus kebun jeruk di belakang rumahnya.(GATRA, Jumat 14 November 2003).
*Kiamat 31 Desember 1999*
Joseph Kibwetere dari Uganda (Afrika), pendiri The Movement for the Restoration of the Ten Commandments of God, bernubuat bahwa dunia akan berakhir pada 31 Desember 1999 (yang diralat menjadi 31 Desember 2000). Tahun 1998, ia dirawat di rumah sakit karena mengalami gangguan jiwa. Sebelum 31 Desember 2000 ia menyuruh seluruh jemaatnya berkumpul dalam sebuah bangunan gereja. Setelah jemaat berkumpul, pintu serta jendela gereja ditutup dan Joseph membakar gereja tersebut. Akibatnya, ketika api padam, pihak keamanan menemukan 330 tengkorak manusia dalam keadaan gosong di antara puing-puing.
*Akhir Tahun 1999*
Menjelang berakhirnya tahun 1999, muncul istilah Y2K pada komputer yang diyakini mempengaruhi semua sistim komputer dunia.
Wall Street Journal memprediksikan bahwa pada 1 Januari 2000 akan terjadi kekacauan yang amat besar setara dengan kiamat di muka Bumi.
*Kiamat 5 Mei 2000*
Dalam bukunya, Ice: The Ultimate Disaster (1997) Richard Noone memprediksikan bahwa pada 5 Mei 2000, planet-planet akan bersejajar dan kehidupan akan berakhir seiring dengan mencairnya semua es di muka Bumi. Sekitar 18 bulan sebelum “hari kiamat” itu, Benjamin Radford (dari Skeptical Inquirer science magazine), mewawancarai Mr Noone tentang buku dan ramalannya; Radford sempat bertanya apakah mereka bisa mengatur pertemuan/wawancara pada tanggal 6 Mei 2000, kalau-kalau dunia tidak berakhir. Tapi Noone menolak.
Kiamat 10 November 2003 (akhir dari akhir zaman?)
Mangapin Sibuea dari Bandung Selatan dan para pengikutnya, sekitar 300 orang berkumpul dan melakukan ritual, seperti menyanyi, menari, dan berpuasa, ada yang 3 hari 3 malam tak makan, ada juga yang 7 hari 7 malam tak makan. Semua itu dilakukan untuk bersiap-siap menjemput Kiamat, 10 November 2003.
*Kiamat 21 Desember 2012*
Menurut NASA, ilmuwan terpercaya di seluruh dunia tahu bahwa tidak ada ancaman yang berhubungan dengan tahun 2012. Planet kita telah menjadi tempat hidup yang baik selama lebih dari empat miliar tahun.
NASA bersikeras kalender Maya sebenarnya tidak berakhir pada 21 Desember 2012, yang dianggap sebagai akhir dari peradaban manusia sekarang dan mulainya peradaban baru.
Bangsa Maya Modern di Guatemala dan Meksiko juga menyangkal ramalan tentang kiamat. “Tidak ada konsep kiamat dalam budaya Maya,” demikian kata Yesus Gomez, kepala the Guatemalan confederation of Mayan priests and spiritual guides, kepada The Sunday Telegraph.
Cirilo Perez, seorang penasihat Presiden Guatemala Alvaro Colom, mengecam eksploitasi komersial budaya Maya oleh pihak luar. “Ketika orang asing melihat kita, mereka berpikir ‘Lihat Maya, betapa baiknya, betapa cantik’, tetapi sebenarnya mereka tidak mengerti kita.” katanya.
Kiamat adalah rahasia Tuhan. Siapapun yang meramal pasti akan gagal [taz]
Senin, 16 November 2009
Mekkah sebagai pusat bumi
Sumber : http://masgandhul.web.id/2009/10/19/makkah-sebagai-pusat-bumi/
Makkah juga disebut Bakkah tempat di mana umat Islam melaksanakan haji itu terbukti sebagai tempat yang pertama diciptakan. Telah menjadi kenyataan ilmiah bahwa bola bumi ini pada mulanya tenggelam di dalam air (samudera yang sangat luas).
Kemudian gunung api di dasar samudera ini meletus dengan keras dan mengirimkan lava dan magma dalam jumlah besar yang membentuk bukit. Dan bukit ini adalah tempat Allah memerintahkan untuk menjadikannya lantai dari Ka’bah (kiblat). Batu basal Makkah dibuktikan oleh suatu studi ilmiah sebagai batu paling purba di bumi. Jika demikian, ini berarti bahwa Allah terus-menerus memperluas dataran dari tempat ini. Jadi, ini adalah tempat yang paling tua di dunia.
Adakah hadits yang nabawi yang menunjukkan fakta yang mengejutkan ini? *Jawaban adalah ya*.
Nabi bersabda, *Ka’bah itu adalah sesistim tanah di atas air, dari tempat itu bumi ini diperluas*. Dan ini didukung oleh fakta tersebut.
Menjadi tempat yang pertama diciptakan itu menambah sisi spiritual tempat tersebut. Juga, yang mengatakan nabi yang tempat di dalam dahulu kala dari waktu menyelam di dalam air dan siapa yang mengatakan kepada dia bahwa Ka’bah adalah pemenang pertama yang untuk dibangun atas potongan dari ini tempat seperti yang didukung oleh studi dari basalt mengayun-ayun di Makkah?
http://www.chanceandchoice.com/ChanceandChoice/chapter8.html
*Makkah Pusat Bumi*
Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahwa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.
Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang.
Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sulit dan berat itu, ia terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahwa Makkah merupakan pusat bumi.
Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Agustus 1978).
Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.
Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.
Studi ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, studi ini diterbitkan di dalam banyak majalah sain di Barat.
*Allah berfirman di dalam al-Qur?an al-Karim sebagai berikut* : *Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur’an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya.. (asy-Syura: 7)*
Kata Ummul Qura berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang penting di dalam kultur Islam.
Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata ibu memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.
*Makkah atau Greenwich*
Berdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh studi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yang lalu.
Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat.
*Makkah adalah Pusat dari lapisan-lapisan langit *
Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini. Allah berfirman, *Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan. (ar-Rahman:33)*
Kata *aqthar* adalah bentuk jamak dari kata qutr yang berarti diameter, dan ia mengacu pada langit dan bumi yang mempunyai banyak diameter.
Dari ayat ini dan dari beberapa hadits dapat dipahami bahwa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Makkah berada di tengah-tengah bumi, maka itu berarti bahwa Makkah juga berada di tengah-tengah lapisan-lapisan langit.
Selain itu ada hadits yang mengatakan bahwa Masjidil Haram di Makkah, tempat Ka’bah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh bumi (maksudnya tujuh lapisan pembentuk bumi)
Nabi bersabda, *Wahai orang-orang Makkah, wahai orang-orang Quraisy, sesungguhnya kalian berada di bawah pertengahan langit.*
*Thawaf di Sekitar Makkah*
Dalam Islam, ketika seseorang thawaf di sekitar Ka’bah, maka ia memulai dari Hajar Aswad, dan gerakannya harus berlawanan dengan arah jarum jam. Hal itu adalah penting mengingat segala sesuatu di alam semesta dari atom hingga galaksi itu bergerak berlawanan dengan arah jarum jam.
Elektron-elektron di dalam atom mengelilingi nukleus secara berlawanan dengan jarum jam. Di dalam tubuh, sitoplasma mengelilingi nukleus suatu sel berlawanan dengan arah jarum jam. Molekul-molekul protein-protein terbentuk dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam. Darah memulai gerakannya dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam.
Di dalam kandungan para ibu, telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Sperma ketika mencapai indung telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Peredaran darah manusia mulai gerakan berlawanan dengan arah jarum jamnya. Perputaran bumi pada porosnya dan di sekeliling matahari secara berlawanan dengan arah jarum jam.
Perputaran matahari pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam. Matahari dengan semua sistimnya mengelilingi suatu titik tertentu di dalam galaksi berlawanan dengan arah jarum jam. Galaksi juga berputar pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam.
Makkah juga disebut Bakkah tempat di mana umat Islam melaksanakan haji itu terbukti sebagai tempat yang pertama diciptakan. Telah menjadi kenyataan ilmiah bahwa bola bumi ini pada mulanya tenggelam di dalam air (samudera yang sangat luas).
Kemudian gunung api di dasar samudera ini meletus dengan keras dan mengirimkan lava dan magma dalam jumlah besar yang membentuk bukit. Dan bukit ini adalah tempat Allah memerintahkan untuk menjadikannya lantai dari Ka’bah (kiblat). Batu basal Makkah dibuktikan oleh suatu studi ilmiah sebagai batu paling purba di bumi. Jika demikian, ini berarti bahwa Allah terus-menerus memperluas dataran dari tempat ini. Jadi, ini adalah tempat yang paling tua di dunia.
Adakah hadits yang nabawi yang menunjukkan fakta yang mengejutkan ini? *Jawaban adalah ya*.
Nabi bersabda, *Ka’bah itu adalah sesistim tanah di atas air, dari tempat itu bumi ini diperluas*. Dan ini didukung oleh fakta tersebut.
Menjadi tempat yang pertama diciptakan itu menambah sisi spiritual tempat tersebut. Juga, yang mengatakan nabi yang tempat di dalam dahulu kala dari waktu menyelam di dalam air dan siapa yang mengatakan kepada dia bahwa Ka’bah adalah pemenang pertama yang untuk dibangun atas potongan dari ini tempat seperti yang didukung oleh studi dari basalt mengayun-ayun di Makkah?
http://www.chanceandchoice.com/ChanceandChoice/chapter8.html
*Makkah Pusat Bumi*
Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahwa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia.
Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang.
Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sulit dan berat itu, ia terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahwa Makkah merupakan pusat bumi.
Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237, Agustus 1978).
Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan.
Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah.
Studi ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, studi ini diterbitkan di dalam banyak majalah sain di Barat.
*Allah berfirman di dalam al-Qur?an al-Karim sebagai berikut* : *Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur’an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya.. (asy-Syura: 7)*
Kata Ummul Qura berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang penting di dalam kultur Islam.
Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata ibu memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.
*Makkah atau Greenwich*
Berdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa Makkah berada tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh studi-studi dan gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar diyakini bahwa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama yang dimulai empat dekade yang lalu.
Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut, dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk mengetahui waktu shalat.
*Makkah adalah Pusat dari lapisan-lapisan langit *
Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini. Allah berfirman, *Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan. (ar-Rahman:33)*
Kata *aqthar* adalah bentuk jamak dari kata qutr yang berarti diameter, dan ia mengacu pada langit dan bumi yang mempunyai banyak diameter.
Dari ayat ini dan dari beberapa hadits dapat dipahami bahwa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Makkah berada di tengah-tengah bumi, maka itu berarti bahwa Makkah juga berada di tengah-tengah lapisan-lapisan langit.
Selain itu ada hadits yang mengatakan bahwa Masjidil Haram di Makkah, tempat Ka’bah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh bumi (maksudnya tujuh lapisan pembentuk bumi)
Nabi bersabda, *Wahai orang-orang Makkah, wahai orang-orang Quraisy, sesungguhnya kalian berada di bawah pertengahan langit.*
*Thawaf di Sekitar Makkah*
Dalam Islam, ketika seseorang thawaf di sekitar Ka’bah, maka ia memulai dari Hajar Aswad, dan gerakannya harus berlawanan dengan arah jarum jam. Hal itu adalah penting mengingat segala sesuatu di alam semesta dari atom hingga galaksi itu bergerak berlawanan dengan arah jarum jam.
Elektron-elektron di dalam atom mengelilingi nukleus secara berlawanan dengan jarum jam. Di dalam tubuh, sitoplasma mengelilingi nukleus suatu sel berlawanan dengan arah jarum jam. Molekul-molekul protein-protein terbentuk dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam. Darah memulai gerakannya dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah jarum jam.
Di dalam kandungan para ibu, telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Sperma ketika mencapai indung telur mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Peredaran darah manusia mulai gerakan berlawanan dengan arah jarum jamnya. Perputaran bumi pada porosnya dan di sekeliling matahari secara berlawanan dengan arah jarum jam.
Perputaran matahari pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam. Matahari dengan semua sistimnya mengelilingi suatu titik tertentu di dalam galaksi berlawanan dengan arah jarum jam. Galaksi juga berputar pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam.
Jumat, 13 November 2009
Hukum Berkaitan Dengan Hewan Kurban
HUKUM-HUKUM YANG BERKAITAN DENGAN HEWAN KURBAN
Oleh
Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al Atsari
http://www.almanhaj.or.id/content/1281/slash/0
Ada beberapa hukum yang berkaitan dengan hewan kurban. Sepantasnyalah
bagi seorang muslim untuk mengetahuinya agar ia berada di atas ilmu
dalam melakukan ibadahnya, dan di atas keterangan yang nyata dari
urusannya. Berikut ini aku sebutkan hukum-hukum tersebut secara ringkas.
PERTAMA
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berkurban dengan dua ekor domba
jantan [1] yang disembelihnya setelah shalat Ied. Beliau shallallahu
'alaihi wa sallam mengabarkan.
"Artinya : Siapa yang menyembelih sebelum shalat maka tidaklah termasuk
kurban sedikitpun, akan tetapi hanyalah daging sembelihan biasa yang
diberikan untuk keluarganya" [2]
KEDUA
Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kepada para
sahabatnya agar mereka menyembelih jadza' dari domba, dan tsaniyya dari
yang selain domba [3]
Mujasyi bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu mengabarkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.
"Artinya : Sesungguhnya jadza' dari domba memenuhi apa yang memenuhi tsaniyya dari kambing" [4]
KETIGA
Boleh mengakhirkan penyembelihan pada hari kedua dan ketiga setelah
Idul Adha, karena hadits yang telah tsabit dari Nabi Shallallahu
'alaihi wa sallam : (bahwa) beliau bersabda :
"Artinya : Setiap hari Tasyriq ada sembelihan" [5]
Berkata Ibnul Qayyim rahimahullah.
"Ini adalah madzhabnya Ahmad, Malik dan Abu Hanifah semoga Allah
merahmati mereka semua. Berkata Ahmad : Ini merupakan pendapatnya lebih
dari satu sahabat Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Al-Atsram
menyebutkannya dari Ibnu Umar dan Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhum"[6]
KEEMPAT
Termasuk petunjuk Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bagi orang yang
ingin menyembelih kurban agar tidak mengambil rambut dan kulitnya walau
sedikit, bila telah masuk hari pertama dari sepuluh hari yang awal
bulan Dzulhijjah. Telah pasti larangan yang demikian itu.[7]
Berkata An-Nawawi dalam "Syarhu Muslim" (13/138-39).
"Yang dimaksud dengan larangan mengambil kuku dan rambut adalah
larangan menghilangkan kuku dengan gunting kuku, atau memecahkannya,
atau yang selainnya. Dan larangan menghilangkan rambut dengan mencukur,
memotong, mencabut, membakar atau menghilangkannya dengan obat
tertentu[8] atau selainnya. Sama saja apakah itu rmabut ketiak, kumis,
rambut kemaluan, rambut kepala dan selainnya dari rambut-rambut yang
berada di tubuhnya".
Berkata Ibnu Qudamah dalam "Al-Mughni" (11/96).
"Kalau ia terlanjur mengerjakannya maka hendaklah mohon ampunan pada
Allah Ta'ala dan tidak ada tebusan karenanya berdasarkan ijma, sama
saja apakah ia melakukannya secara sengaja atau karena lupa".
Aku katakan :
Penuturan dari beliau rahimahullah mengisyaratkan haramnya perbuatan
itu dan sama sekali dilarang (sekali kali tidak boleh melakukannya -ed)
dan ini yang tampak jelas pada asal larangan nabi.
KELIMA
Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam memilih hewan kurban yang sehat,
tidak cacat. Beliau melarang untuk berkurban dengan hewan yang
terpotong telinganya atau patah tanduknya[9]. Beliau memerintahkan
untuk memperhatikan kesehatan dan keutuhan (tidak cacat) hewan kurban,
dan tidak boleh berkurban dengan hewan yang cacat matanya, tidak pula
dengan muqabalah, atau mudabarah, dan tidak pula dengan syarqa' ataupun
kharqa' semua itu telah pasti larangannya. [10]
Boleh berkurban dengan domba jantan yang dikebiri karena ada riwayat
dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang dibawakan Abu Ya'la (1792)
dan Al-Baihaqi (9/268) dengan sanad yang dihasankan oleh Al-Haitsami
dalam " Majma'uz Zawaid" (4/22).
KEENAM
Belaiu shallallahu 'alaihi wa sallam menyembelih kurban di tanah lapang tempat dilaksanakannya shalat. [11]
KETUJUH
Termasuk petunjuk Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa satu kambing
mencukupi sebagai kurban dari seorang pria dan seluruh keluarganya
walaupun jumlah mereka banyak. Sebagaimana yang dikatakan oleh Atha'
bin Yasar [12] : Aku bertanya kepada Abu Ayyub Al-Anshari : "Bagaimana
hewan-hewan kurban pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam
?" Ia menjawab : "Jika seorang pria berkurban dengan satu kambing
darinya dan dari keluarganya, maka hendaklah mereka memakannya dan
memberi makan yang lain" [13]
KEDELAPAN
Disunnahkan bertakbir dan mengucapkan basmalah ketika menyembelih kurban, karena ada riwayat dari Anas bahwa ia berkata :
"Artinya : Nabi berkurban dengan dua domba jantan yang berwarna putih
campur hitam dan bertanduk. beliau menyembelihnya dengan tangannya,
dengan mengucap basmalah dan bertakbir, dan beliau meletakkan satu kaki
beliau di sisi-sisi kedua domba tersebut" [14]
KESEMBEILAN
Hewan kurban yang afdhal (lebih utama) berupa domba jantan (gemuk)
bertanduk yang berwarna putih bercampur hitam di sekitar kedua matanya
dan di kaki-kakinya, karena demikian sifat hewan kurban yang disukai
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. [15]
KESEPULUH
Disunnahkan seorang muslim untuk bersentuhan langsung dengan hewan
kurbannya (menyembelihnya sendiri) dan dibolehkan serta tidak ada dosa
baginya untuk mewakilkan pada orang lain dalam menyembelih hewan
kurbannya. [16]
KESEBELAS
Disunnahkan bagi keluarga yang menyembelih kurban untuk ikut makan dari
hewan kurban tersebut dan menghadiahkannya serta bersedekah dengannya.
Boleh bagi mereka untuk menyimpan daging kurban tersebut, berdasarkan
sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.
"Artinya : Makanlah kalian, simpanlah dan bersedekahlah" [17]
KEDUA BELAS
Badanah (unta yang gemuk) dan sapi betina mencukupi sebagai kurban dari
tujuh orang. Imam Muslim telah meriwayatkan dalam "Shahihnya" (350)
dari Jabir radhiyallahu 'anhu ia berkata.
"Artinya : Di Hudaibiyah kami menyembelih bersama Nabi shallallahu
'alaihi wa sallam satu unta untuk tujuh orang dan satu sapi betina
untuk tujuh orang".
KETIGA BELAS
Upah bagi tukang sembelih kurban atas pekerjaannya tidak diberikan dari
hewan kurban tersebut, karena ada riwayat dari Ali radhiyallahu ia
berkata.
"Artinya : Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan aku
untuk mengurus kurban-kurbannya, dan agar aku bersedekah dengan
dagingnya, kulit dan apa yang dikenakannya[18] dan aku tidak boleh
memberi tukang sembelih sedikitpun dari hewan kurban itu. Beliau
bersabda : Kami akan memberikannya dari sisi kami" [19]
KEEMPAT BELAS
Siapa di antara kaum muslimin yang tidak mampu untuk menyembelih
kurban, ia akan mendapat pahala orang-orang yang menyembelih dari umat
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam karena Nabi berkata ketika
menyembelih salah satu domba.
"Artinya : Ya Allah ini dariku dan ini dari orang yang tidak menyembelih dari kalangan umatku" [20]
KELIMA BELAS
Berkata Ibnu Qudamah dalam "Al-Mughni" (11/95) : "Nabi shallallahu
'alaihi wa sallam dan Al-Khulafaur rasyidun sesudah beliau menyembelih
kurban. Seandainya mereka tahu sedekah itu lebih utama niscaya mereka
menuju padanya.... Dan karena mementingkan/mendahulukan sedekah atas
kurban mengantarkan kepada ditinggalkannya sunnah yang ditetapkan oleh
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.
[Disalin dari kitab
Ahkaamu Al-'iidaini Fii Al-Sunnah Al-Muthatharah,
edisi Indonesia Hari Raya
Bersama Rasulullah oleh Syaikh Ali Hasan bin
Ali Abdul Hamid Al-Halabi
Al-Atsari, terbitan Putsaka Al-Haura, hal.
47-53, penerjemah Ummu Ishaq Zulfa
Husein]
_________
FootNote.
[1]. Akan datang dalilnya pada point ke delapan
[2]. Riwayat Bukhari (5560) dan Muslim (1961) dan Al-Bara' bin azib.
[3]. Berkata Al-Hafidzh dalam "Fathul Bari" (10/5) : Jadza' adalah
gambaran untuk usia tertentu dari hewan ternak, kalau dari domba adalah
yang sempurna berusia setahun, ini adalah ucapan jumhur. Adapula yang
mengatakan : di bawah satu tahun, kemudian diperselisihkan
perkiraannya, maka ada yang mengatakan 8 dan ada yang mengatakan 10
Tsaniyya dari unta adalah yang telah sempurna berusia 5 tahun, sedang
dari sapi dan kambing adalah yang telah sempurna berusia 2 athun. Lihat
"Zadul Ma'ad" (2/317).
[4]. 'Shahihul Jami'" (1592), lihat " Silsilah Al-Ahadits Adl-Dlaifah" (1/87-95).
[5]. Dikeluarkan oleh Ahmad (4/8), Al-Baihaqi (5/295), Ibnu Hibban
(3854) dan Ibnu Adi dalam "Al-Kamil" (3/1118) dan pada sanadnya ada
yang terputus. Diriwayatkan pula oleh Ath-Thabari dalam 'Mu'jamnya"
dengan sanad yang padanya ada kelemahan (layyin). Hadits ini memiliki
pendukung yang diriwayatkan Ibnu Adi dalam "Al-Kamil" dari Abi Said
Al-Khudri dengan sanad yang padanya ada kelemahan. Hadits ini hasan
Insya Allah, lihat 'Nishur Rayah" (3/61).
[6]. Zadul Ma'ad (2/319)
[7]. Telah lewat takhrijnya pada halaman 66, lihat 'Nailul Authar" (5/200-203).
[8]. Campuran tertentu yang digunakan untuk menghilangkan rambut.
[9]. Sebagaimana diriwayatkan oleh Ahmad (1/83, 127,129 dan 150), Abu
Daud (2805), At-Tirmidzi (1504), An-Nasa'i (7/217) Ibnu Majah (3145)
dan Al-Hakim (4/224) dari Ali radhiyallahu 'anhu dengan isnad yang
hasan.
[10]. Muqabalah adalah hewan yang dipotong bagian depan telinganya.
Mudabarah : hewan yang dipotong bagian belakang telinganya. Syarqa :
hewan yang terbelah telinganya dan Kharqa : hewan yang sobek
telinganya. Hadits tentang hal ini isnadnya hasan diriwayatkan Ahmad
(1/80 dan 108) Abu Daud (2804), At-Tirmidzi (4198) An-Nasa'i (7/216)
Ibnu Majah (3143) Ad-Darimi (2/77) dan Al-Hakim (4/222) dari hadits Ali
radhiyallahu 'anhu.
[11]. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (5552) An-Nasai 97/213) dan Ibnu Majah (3161) dari Ibnu Umar.
[12]. Wafat tahun (103H) biografisnya bisa dibaca dalam "Tahdzibut Tahdzib" (7/217).
[13]. Diriwayatkan At-Tirmidzi (1505) Malik (2/37) Ibnu Majah (3147) dan Al-Baihaqi (9/268) dan isnadnya hasan.
[14]. Diriwayatkan oleh Bukhari (5558), (5564), (5565), Muslim (1966) dan Abu Daud (2794).
[15]. Sebagaimana dalam hadits Aisyah yang diriwayatkan Muslim (1967) dan Abu Daud (2792).
[16]. Aku tidak mengetahui adanya perselisihan dalam permasalahan ini di antara ulama, lihat point ke 13.
[17]. Diriwayatkan oleh Bukhari (5569), Muslim (1971) Abu Daud (2812)
dan selain mereka dari Aisyah radhiyallahu 'anha. Adapun riwayat
larangan untuk menyimpan daging kurban masukh (dihapus), lihat 'Fathul
Bari' (10/25-26) dan "All'tibar" (120-122). Lihat Al-Mughni (11/108)
oleh Ibnu Qudamah.
[18]. Dalam Al-Qamus yang dimaksud adalah apa yang dikenakan hewan tunggangan untuk berlindung dengannya.
[19]. Diriwayatkan dengan lafadh ini oleh Muslim (317), Abu Daud (1769)
Ad-Darimi (2/73) Ibnu Majah (3099) Al-baihaqi (9/294) dan Ahmad
(1/79,123,132 dan 153) Bukhari meriwayatkannya (1716) tanpa lafadh :
"Kami akan memberinya dari sisi kami".
[20]. Telah lewat takhrijnya pada halaman 70
Oleh
Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al Atsari
http://www.almanhaj.or.id/content/1281/slash/0
Ada beberapa hukum yang berkaitan dengan hewan kurban. Sepantasnyalah
bagi seorang muslim untuk mengetahuinya agar ia berada di atas ilmu
dalam melakukan ibadahnya, dan di atas keterangan yang nyata dari
urusannya. Berikut ini aku sebutkan hukum-hukum tersebut secara ringkas.
PERTAMA
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berkurban dengan dua ekor domba
jantan [1] yang disembelihnya setelah shalat Ied. Beliau shallallahu
'alaihi wa sallam mengabarkan.
"Artinya : Siapa yang menyembelih sebelum shalat maka tidaklah termasuk
kurban sedikitpun, akan tetapi hanyalah daging sembelihan biasa yang
diberikan untuk keluarganya" [2]
KEDUA
Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kepada para
sahabatnya agar mereka menyembelih jadza' dari domba, dan tsaniyya dari
yang selain domba [3]
Mujasyi bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu mengabarkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.
"Artinya : Sesungguhnya jadza' dari domba memenuhi apa yang memenuhi tsaniyya dari kambing" [4]
KETIGA
Boleh mengakhirkan penyembelihan pada hari kedua dan ketiga setelah
Idul Adha, karena hadits yang telah tsabit dari Nabi Shallallahu
'alaihi wa sallam : (bahwa) beliau bersabda :
"Artinya : Setiap hari Tasyriq ada sembelihan" [5]
Berkata Ibnul Qayyim rahimahullah.
"Ini adalah madzhabnya Ahmad, Malik dan Abu Hanifah semoga Allah
merahmati mereka semua. Berkata Ahmad : Ini merupakan pendapatnya lebih
dari satu sahabat Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Al-Atsram
menyebutkannya dari Ibnu Umar dan Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhum"[6]
KEEMPAT
Termasuk petunjuk Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bagi orang yang
ingin menyembelih kurban agar tidak mengambil rambut dan kulitnya walau
sedikit, bila telah masuk hari pertama dari sepuluh hari yang awal
bulan Dzulhijjah. Telah pasti larangan yang demikian itu.[7]
Berkata An-Nawawi dalam "Syarhu Muslim" (13/138-39).
"Yang dimaksud dengan larangan mengambil kuku dan rambut adalah
larangan menghilangkan kuku dengan gunting kuku, atau memecahkannya,
atau yang selainnya. Dan larangan menghilangkan rambut dengan mencukur,
memotong, mencabut, membakar atau menghilangkannya dengan obat
tertentu[8] atau selainnya. Sama saja apakah itu rmabut ketiak, kumis,
rambut kemaluan, rambut kepala dan selainnya dari rambut-rambut yang
berada di tubuhnya".
Berkata Ibnu Qudamah dalam "Al-Mughni" (11/96).
"Kalau ia terlanjur mengerjakannya maka hendaklah mohon ampunan pada
Allah Ta'ala dan tidak ada tebusan karenanya berdasarkan ijma, sama
saja apakah ia melakukannya secara sengaja atau karena lupa".
Aku katakan :
Penuturan dari beliau rahimahullah mengisyaratkan haramnya perbuatan
itu dan sama sekali dilarang (sekali kali tidak boleh melakukannya -ed)
dan ini yang tampak jelas pada asal larangan nabi.
KELIMA
Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam memilih hewan kurban yang sehat,
tidak cacat. Beliau melarang untuk berkurban dengan hewan yang
terpotong telinganya atau patah tanduknya[9]. Beliau memerintahkan
untuk memperhatikan kesehatan dan keutuhan (tidak cacat) hewan kurban,
dan tidak boleh berkurban dengan hewan yang cacat matanya, tidak pula
dengan muqabalah, atau mudabarah, dan tidak pula dengan syarqa' ataupun
kharqa' semua itu telah pasti larangannya. [10]
Boleh berkurban dengan domba jantan yang dikebiri karena ada riwayat
dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang dibawakan Abu Ya'la (1792)
dan Al-Baihaqi (9/268) dengan sanad yang dihasankan oleh Al-Haitsami
dalam " Majma'uz Zawaid" (4/22).
KEENAM
Belaiu shallallahu 'alaihi wa sallam menyembelih kurban di tanah lapang tempat dilaksanakannya shalat. [11]
KETUJUH
Termasuk petunjuk Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa satu kambing
mencukupi sebagai kurban dari seorang pria dan seluruh keluarganya
walaupun jumlah mereka banyak. Sebagaimana yang dikatakan oleh Atha'
bin Yasar [12] : Aku bertanya kepada Abu Ayyub Al-Anshari : "Bagaimana
hewan-hewan kurban pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam
?" Ia menjawab : "Jika seorang pria berkurban dengan satu kambing
darinya dan dari keluarganya, maka hendaklah mereka memakannya dan
memberi makan yang lain" [13]
KEDELAPAN
Disunnahkan bertakbir dan mengucapkan basmalah ketika menyembelih kurban, karena ada riwayat dari Anas bahwa ia berkata :
"Artinya : Nabi berkurban dengan dua domba jantan yang berwarna putih
campur hitam dan bertanduk. beliau menyembelihnya dengan tangannya,
dengan mengucap basmalah dan bertakbir, dan beliau meletakkan satu kaki
beliau di sisi-sisi kedua domba tersebut" [14]
KESEMBEILAN
Hewan kurban yang afdhal (lebih utama) berupa domba jantan (gemuk)
bertanduk yang berwarna putih bercampur hitam di sekitar kedua matanya
dan di kaki-kakinya, karena demikian sifat hewan kurban yang disukai
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. [15]
KESEPULUH
Disunnahkan seorang muslim untuk bersentuhan langsung dengan hewan
kurbannya (menyembelihnya sendiri) dan dibolehkan serta tidak ada dosa
baginya untuk mewakilkan pada orang lain dalam menyembelih hewan
kurbannya. [16]
KESEBELAS
Disunnahkan bagi keluarga yang menyembelih kurban untuk ikut makan dari
hewan kurban tersebut dan menghadiahkannya serta bersedekah dengannya.
Boleh bagi mereka untuk menyimpan daging kurban tersebut, berdasarkan
sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.
"Artinya : Makanlah kalian, simpanlah dan bersedekahlah" [17]
KEDUA BELAS
Badanah (unta yang gemuk) dan sapi betina mencukupi sebagai kurban dari
tujuh orang. Imam Muslim telah meriwayatkan dalam "Shahihnya" (350)
dari Jabir radhiyallahu 'anhu ia berkata.
"Artinya : Di Hudaibiyah kami menyembelih bersama Nabi shallallahu
'alaihi wa sallam satu unta untuk tujuh orang dan satu sapi betina
untuk tujuh orang".
KETIGA BELAS
Upah bagi tukang sembelih kurban atas pekerjaannya tidak diberikan dari
hewan kurban tersebut, karena ada riwayat dari Ali radhiyallahu ia
berkata.
"Artinya : Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan aku
untuk mengurus kurban-kurbannya, dan agar aku bersedekah dengan
dagingnya, kulit dan apa yang dikenakannya[18] dan aku tidak boleh
memberi tukang sembelih sedikitpun dari hewan kurban itu. Beliau
bersabda : Kami akan memberikannya dari sisi kami" [19]
KEEMPAT BELAS
Siapa di antara kaum muslimin yang tidak mampu untuk menyembelih
kurban, ia akan mendapat pahala orang-orang yang menyembelih dari umat
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam karena Nabi berkata ketika
menyembelih salah satu domba.
"Artinya : Ya Allah ini dariku dan ini dari orang yang tidak menyembelih dari kalangan umatku" [20]
KELIMA BELAS
Berkata Ibnu Qudamah dalam "Al-Mughni" (11/95) : "Nabi shallallahu
'alaihi wa sallam dan Al-Khulafaur rasyidun sesudah beliau menyembelih
kurban. Seandainya mereka tahu sedekah itu lebih utama niscaya mereka
menuju padanya.... Dan karena mementingkan/mendahulukan sedekah atas
kurban mengantarkan kepada ditinggalkannya sunnah yang ditetapkan oleh
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.
[Disalin dari kitab
Ahkaamu Al-'iidaini Fii Al-Sunnah Al-Muthatharah,
edisi Indonesia Hari Raya
Bersama Rasulullah oleh Syaikh Ali Hasan bin
Ali Abdul Hamid Al-Halabi
Al-Atsari, terbitan Putsaka Al-Haura, hal.
47-53, penerjemah Ummu Ishaq Zulfa
Husein]
_________
FootNote.
[1]. Akan datang dalilnya pada point ke delapan
[2]. Riwayat Bukhari (5560) dan Muslim (1961) dan Al-Bara' bin azib.
[3]. Berkata Al-Hafidzh dalam "Fathul Bari" (10/5) : Jadza' adalah
gambaran untuk usia tertentu dari hewan ternak, kalau dari domba adalah
yang sempurna berusia setahun, ini adalah ucapan jumhur. Adapula yang
mengatakan : di bawah satu tahun, kemudian diperselisihkan
perkiraannya, maka ada yang mengatakan 8 dan ada yang mengatakan 10
Tsaniyya dari unta adalah yang telah sempurna berusia 5 tahun, sedang
dari sapi dan kambing adalah yang telah sempurna berusia 2 athun. Lihat
"Zadul Ma'ad" (2/317).
[4]. 'Shahihul Jami'" (1592), lihat " Silsilah Al-Ahadits Adl-Dlaifah" (1/87-95).
[5]. Dikeluarkan oleh Ahmad (4/8), Al-Baihaqi (5/295), Ibnu Hibban
(3854) dan Ibnu Adi dalam "Al-Kamil" (3/1118) dan pada sanadnya ada
yang terputus. Diriwayatkan pula oleh Ath-Thabari dalam 'Mu'jamnya"
dengan sanad yang padanya ada kelemahan (layyin). Hadits ini memiliki
pendukung yang diriwayatkan Ibnu Adi dalam "Al-Kamil" dari Abi Said
Al-Khudri dengan sanad yang padanya ada kelemahan. Hadits ini hasan
Insya Allah, lihat 'Nishur Rayah" (3/61).
[6]. Zadul Ma'ad (2/319)
[7]. Telah lewat takhrijnya pada halaman 66, lihat 'Nailul Authar" (5/200-203).
[8]. Campuran tertentu yang digunakan untuk menghilangkan rambut.
[9]. Sebagaimana diriwayatkan oleh Ahmad (1/83, 127,129 dan 150), Abu
Daud (2805), At-Tirmidzi (1504), An-Nasa'i (7/217) Ibnu Majah (3145)
dan Al-Hakim (4/224) dari Ali radhiyallahu 'anhu dengan isnad yang
hasan.
[10]. Muqabalah adalah hewan yang dipotong bagian depan telinganya.
Mudabarah : hewan yang dipotong bagian belakang telinganya. Syarqa :
hewan yang terbelah telinganya dan Kharqa : hewan yang sobek
telinganya. Hadits tentang hal ini isnadnya hasan diriwayatkan Ahmad
(1/80 dan 108) Abu Daud (2804), At-Tirmidzi (4198) An-Nasa'i (7/216)
Ibnu Majah (3143) Ad-Darimi (2/77) dan Al-Hakim (4/222) dari hadits Ali
radhiyallahu 'anhu.
[11]. Diriwayatkan oleh Al-Bukhari (5552) An-Nasai 97/213) dan Ibnu Majah (3161) dari Ibnu Umar.
[12]. Wafat tahun (103H) biografisnya bisa dibaca dalam "Tahdzibut Tahdzib" (7/217).
[13]. Diriwayatkan At-Tirmidzi (1505) Malik (2/37) Ibnu Majah (3147) dan Al-Baihaqi (9/268) dan isnadnya hasan.
[14]. Diriwayatkan oleh Bukhari (5558), (5564), (5565), Muslim (1966) dan Abu Daud (2794).
[15]. Sebagaimana dalam hadits Aisyah yang diriwayatkan Muslim (1967) dan Abu Daud (2792).
[16]. Aku tidak mengetahui adanya perselisihan dalam permasalahan ini di antara ulama, lihat point ke 13.
[17]. Diriwayatkan oleh Bukhari (5569), Muslim (1971) Abu Daud (2812)
dan selain mereka dari Aisyah radhiyallahu 'anha. Adapun riwayat
larangan untuk menyimpan daging kurban masukh (dihapus), lihat 'Fathul
Bari' (10/25-26) dan "All'tibar" (120-122). Lihat Al-Mughni (11/108)
oleh Ibnu Qudamah.
[18]. Dalam Al-Qamus yang dimaksud adalah apa yang dikenakan hewan tunggangan untuk berlindung dengannya.
[19]. Diriwayatkan dengan lafadh ini oleh Muslim (317), Abu Daud (1769)
Ad-Darimi (2/73) Ibnu Majah (3099) Al-baihaqi (9/294) dan Ahmad
(1/79,123,132 dan 153) Bukhari meriwayatkannya (1716) tanpa lafadh :
"Kami akan memberinya dari sisi kami".
[20]. Telah lewat takhrijnya pada halaman 70
Rabu, 11 November 2009
NASA Tangkal Rumor Kiamat 2012
Forwarded message
From: Agus Rasyidi
Date: Tue, 10 Nov 2009 14:05:53 +0700
Subject: [Milis_Iqra] NASA Tangkal Rumor Kiamat 2012
To: jamaah@arroyyan.com, Milis_Iqra@googlegroups.com
NASA Tangkal Rumor Kiamat 2012
Badan Luar Angkasa AS, NASA, menegaskan ramalan bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012 tidak berdasar. NASA dengan gencar melakukan kampanye kecil-kecilan untuk menangkal rumor yang sudah cukup lama beredar. Bahkan beberapa film mengenai kiamat 2012 ini telah menginsirasi Hollywood.
Terakhir, Sony Pictures, meluncurkan film dengan judul "2012" yang mulai diputar di bioskop-bioskop AS. Film itu memakan biaya produksi mencapai 200 juta dolar, yang inti ceritanya didasarkan pada penanggalan suku Maya yang memperhitungkan kiamat akan datang pada 2012.
Skenario hari kiamat, menurut suku Maya, adalah planer X atau yang disebut juga Nibiru akan menghantam bumi. Rumor yang beredar melalui internet menyebutkan planet misterius ini ditemukan oleh Bangsa Sumeria. Pendapat yang kemudian didukung oleh serentetan ilmuwan palsu dan paranormal.
Beberapa situs bahkan menuduh NASA berusaha menutup-nutupi keberadaan planet misterius yang mengancam bumi, namun pihak NASA menegaskan bahwa rumor yang beredar itu hanyalah bualan belaka. "Tidak ada dasar fakta yang jelas bahwa ada planet misterius yang mengancam bumi," demikian pernyataan NASA yang dipampang pada situsnya.
Seperti dikutip di situs NASA, jika memang benar akan terjadi tubrukan, para astronom paling tidak bisa melihatnya sejak satu dasawarsa lalu. Dan jika memanga da planet yang bergerak mendekat ke bumi, hal itu bahkan bisa dilihat dengan mata telanjang. "Jelas hal semacam itu tidak sedang terjadi."
NASA mengklaim para ilmuwan di seluruh dunia yang meneliti angkasa luar tidak melihat adanya ancaman yang besar yang akan terjadi pada bumi pada 2012. Planet bumi alias planet biru yang dihuni manusia ini telah bertahan selama lebih dari 4 miliar tahun.
Pengamatan luar angkasa memang sebelumnya telah mendeteksi keberadaan planet Eris, ditemukan pada 2005 oleh astronom AS, mengambang di luar angkasa. Namun planet mungil dengan suhu sangat dingin dan berukura sedikit lebih besar planet pluto ini diperkirakan NASA akan tetap berada di luar tata surya kita, dan tidak akan berjarak lebih dekat dari 6,4 miliar kilometer dari bumi.
Saat ini di berbagai toko buku di seluruh dunia bisa dengan mudah ditemukan buku-buku yang memuat ramalan suku Maya itu. Ramalan sebelumnya menyebutkan kiamat akan terjadi pada May 2003, namun ketika pada saat itu tidak ada yang terjadi, tanggal ramalan kemudian direka-reka lagi menjadi 2012.
Bahkan kalender penanggalan suku Maya tidak berakhir pada 21 Desember 2012, melainkan ada periode lagi sesudahnya. Dan penanggalan itu bahkan menyebutkan tidak ada posisi planet yang sejajar dalam beberapa dekade mendatang.
Jika adanya planet-planet yang berbaris sejajar seperti yang diramalkan sebagian orang itu benar terjadi, maka dampaknya pun tidak signifikan terhadap bumi.
NASA juga siap membuktikan bahwa ramalan mengenai badai geomagnetik, berbaliknya kutub-kutub bumi atau ketidakstabilan kerak bumi akan menghancurkan bumi tidak benar adanya.
Ada beberapa mitos yang menyebutkan bahwa rotasi bumi dan kutub magnet bumi memiliki hubungan, dengan bergantinya kutub magnetik bumi setiap 400 ribu tahun.
"Sejauh yang kita ketahui perubahan magnet itu tidak berbahaya terhadap kehidupan di planet bumi. Mereka juga berpandangan bahwa berbaliknya rotasi bumi sebagais esuatu yang mustahil. Perubahan berbaliknya medan magnet bumi juga dipandang tidak akan terjadi dalam beberapa milenium mendatang.
Sementara komet dan asteroid yang menabrak bumi merupakan sesuatu yang sering terjadi, namun tubrukan yang besar amat jarang terjadi. Terakhir kali kejadian itu berdampak apa bumi adalah pada 65 juta tahun silam, yang diduga menjadi penyebab punahnya dinosaurus.
"Kita cukup yakin tidak ada asteroid yang mengancam bumi yang bisa membuat dampak seperti 65 juta taun silam," demikian keterangan NASA. afp/una/rin
http://www.republika.co.id/berita/88274/NASA_Tangkal_Rumor_Kiamat_2012
--~--~~--~----~~~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=- Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=- -~~----~----~----~~----~~--~---
From: Agus Rasyidi
Date: Tue, 10 Nov 2009 14:05:53 +0700
Subject: [Milis_Iqra] NASA Tangkal Rumor Kiamat 2012
To: jamaah@arroyyan.com, Milis_Iqra@googlegroups.com
NASA Tangkal Rumor Kiamat 2012
Badan Luar Angkasa AS, NASA, menegaskan ramalan bahwa kiamat akan terjadi pada 21 Desember 2012 tidak berdasar. NASA dengan gencar melakukan kampanye kecil-kecilan untuk menangkal rumor yang sudah cukup lama beredar. Bahkan beberapa film mengenai kiamat 2012 ini telah menginsirasi Hollywood.
Terakhir, Sony Pictures, meluncurkan film dengan judul "2012" yang mulai diputar di bioskop-bioskop AS. Film itu memakan biaya produksi mencapai 200 juta dolar, yang inti ceritanya didasarkan pada penanggalan suku Maya yang memperhitungkan kiamat akan datang pada 2012.
Skenario hari kiamat, menurut suku Maya, adalah planer X atau yang disebut juga Nibiru akan menghantam bumi. Rumor yang beredar melalui internet menyebutkan planet misterius ini ditemukan oleh Bangsa Sumeria. Pendapat yang kemudian didukung oleh serentetan ilmuwan palsu dan paranormal.
Beberapa situs bahkan menuduh NASA berusaha menutup-nutupi keberadaan planet misterius yang mengancam bumi, namun pihak NASA menegaskan bahwa rumor yang beredar itu hanyalah bualan belaka. "Tidak ada dasar fakta yang jelas bahwa ada planet misterius yang mengancam bumi," demikian pernyataan NASA yang dipampang pada situsnya.
Seperti dikutip di situs NASA, jika memang benar akan terjadi tubrukan, para astronom paling tidak bisa melihatnya sejak satu dasawarsa lalu. Dan jika memanga da planet yang bergerak mendekat ke bumi, hal itu bahkan bisa dilihat dengan mata telanjang. "Jelas hal semacam itu tidak sedang terjadi."
NASA mengklaim para ilmuwan di seluruh dunia yang meneliti angkasa luar tidak melihat adanya ancaman yang besar yang akan terjadi pada bumi pada 2012. Planet bumi alias planet biru yang dihuni manusia ini telah bertahan selama lebih dari 4 miliar tahun.
Pengamatan luar angkasa memang sebelumnya telah mendeteksi keberadaan planet Eris, ditemukan pada 2005 oleh astronom AS, mengambang di luar angkasa. Namun planet mungil dengan suhu sangat dingin dan berukura sedikit lebih besar planet pluto ini diperkirakan NASA akan tetap berada di luar tata surya kita, dan tidak akan berjarak lebih dekat dari 6,4 miliar kilometer dari bumi.
Saat ini di berbagai toko buku di seluruh dunia bisa dengan mudah ditemukan buku-buku yang memuat ramalan suku Maya itu. Ramalan sebelumnya menyebutkan kiamat akan terjadi pada May 2003, namun ketika pada saat itu tidak ada yang terjadi, tanggal ramalan kemudian direka-reka lagi menjadi 2012.
Bahkan kalender penanggalan suku Maya tidak berakhir pada 21 Desember 2012, melainkan ada periode lagi sesudahnya. Dan penanggalan itu bahkan menyebutkan tidak ada posisi planet yang sejajar dalam beberapa dekade mendatang.
Jika adanya planet-planet yang berbaris sejajar seperti yang diramalkan sebagian orang itu benar terjadi, maka dampaknya pun tidak signifikan terhadap bumi.
NASA juga siap membuktikan bahwa ramalan mengenai badai geomagnetik, berbaliknya kutub-kutub bumi atau ketidakstabilan kerak bumi akan menghancurkan bumi tidak benar adanya.
Ada beberapa mitos yang menyebutkan bahwa rotasi bumi dan kutub magnet bumi memiliki hubungan, dengan bergantinya kutub magnetik bumi setiap 400 ribu tahun.
"Sejauh yang kita ketahui perubahan magnet itu tidak berbahaya terhadap kehidupan di planet bumi. Mereka juga berpandangan bahwa berbaliknya rotasi bumi sebagais esuatu yang mustahil. Perubahan berbaliknya medan magnet bumi juga dipandang tidak akan terjadi dalam beberapa milenium mendatang.
Sementara komet dan asteroid yang menabrak bumi merupakan sesuatu yang sering terjadi, namun tubrukan yang besar amat jarang terjadi. Terakhir kali kejadian itu berdampak apa bumi adalah pada 65 juta tahun silam, yang diduga menjadi penyebab punahnya dinosaurus.
"Kita cukup yakin tidak ada asteroid yang mengancam bumi yang bisa membuat dampak seperti 65 juta taun silam," demikian keterangan NASA. afp/una/rin
http://www.republika.co.id/berita/88274/NASA_Tangkal_Rumor_Kiamat_2012
--~--~~--~----~~~--~----~
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=- Serulah kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. -Qs. 16 an-Nahl :125
Berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka. -Qs. 4 an-Nisa' : 63
Gabung : Milis_Iqra-subscribe@googlegroups.com
Keluar : Milis_Iqra-unsubscribe@googlegroups.com
Situs 1 : http://groups.google.com/group/Milis_Iqra
Mod : moderator.milis.iqra@gmail.com
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=--=-=-=-=-=-=-=- -~~----~----~----~~----~~--~---
Sabtu, 07 November 2009
Mukjizat Medis dalam Wudhu
Jauh sebelum manusia modern mengkampanyekan pentingnya kebersihan Islam sejak empabela abad yang lalu sudah menyerukan hal tersebut kepada umatnya, bahkan Rasulullah menyataka bahwa, "Kebersihan itu bagian dari iman." Bahwa " Allah menyukai orang yang menyucikan diri." Tentu saja yang dimaksud kebersihan lahir dan batin. Diwajibkannya jinabat, mandi jumat (bagi laki-laki), berwudhu sebelum shalat adalah bukti bahwa Islam sangat mementingkan kebersihan.
Tulisan berikut ini akan mencoba menjelaskan kepada kita rahasia yang tersimpan dibalik syariat wudhu. Tulisan ini saya kutip dan terjemahkan dari sebuah buku yang berjudul Ash-Shalah Riyadhatun Nafsi wal Jasad, karya Mukhtas Salim asal Mesir (dengan penyesuaian redaksional di sana-sini tentunya). Yup...!
Apa arti wudhu?
Kata wudhu dalam bahasa Arab adalah derivasi dari kata al-Wadhâ'ah, yang berarti kebersihan, kecantikan, keindahan, dan cahaya.
Sedangkan wudhu ditinjau dari segi syariah adalah membasuh atau mengusap angota badan tertentu yang sudah ditetapkan dan disyariatkan Allah, dengan menggunakan air yang suci dan menyucikan.
"Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki." (QS. al-Mâ'idah: 6)
Coba kita perhatikan semua anggota badan yang wajib dibasuh atau diusap dalam ayat diatas adalah anggota yang terbuka, sangat mudah terkontaminasi berbagai macam kotoran, bakteri, dan apalagi lah namanya, yang jika dibiarkan dalam waktu lama akan menyebabkan kita mudah terserang penyakit. Subhanallah.
Wudhu dan Pencegahan Berbagai Penyakit
Dalam perkembangan ilmu kedokteran, wudhu dipandang sebagai salah satu cara yang sangat efektif untuk perlindungan dan pencegahan dampak neganif polusi lingkungan, bahkan bisa mencegah penularan berbagai penyakit. Wudhu yang dilakukan minimal lima kali dalam sehari adalah usaha yang sangat mencukupi untuk menjaga kebersihan.
Dalam praktiknya wudhu tidak saja disyariatkan untuk anggota badan yang terbuka saja seperti yang disebutkan dalam al-Quran tadi tapi juga membersihkan anggota-anggota badan yang tertutup ini adalah untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran yang dikeluarkan oleh tiap-tiap anggota badan tersebut, sehingga kotoran tidak mengendap dan menjadi kotoran yang membahayakan kesehatan. Kotoran yang mengendap ini bisa menjadi lahan subur bagi pertumbuhan dan perkembangan jamur atau kuman. Inilah pangkal dari penyebab terjadinya berbagai macam penyakit, termasuk penyakit kulit yang sangat berbahaya.
"Barangsiapa yang berwudhu dengan baik dan benar, maka semua dosa-dosa akan keluar dari badannya, hingga keluar melalui bawah kukunya." (HR. Muslim) "Ketika seorang berwudhu dan berkumur-kumur, maka dosa-dosanya akan keluar dari mulutnya. Ketika dia melakukan Istinsyâq (memasukkan air ke dalam hidung dan mengeluarkannya kembali), dosa-dosanya akan keluar dari hidungnya. Ketika dia membasuh wajahnya, dosa-dosanya akan keluar dari wajahnya melalui bulu-bulu kedua matanya. Ketika dia membasuh kedua tangannya, dosa-dosa akan keluar dari kedua tangannya melalui bawah kukunya. Ketika dia mengusap kepalaya, dosa-dosa akan keluar dari kepalanya melalui kedua telinganya. Dan ketika dia membasuh kedua kakinya, dosa-dosa akan keluar dari kedua kakinya melalui bawah kuku kedua kakinya." Saudara...
Dalam hadits diatas Rasulullah menggunakan kata al-Khathaya, menurut bahasa kiasan, kata ini bisa berarti kuman, bakteri, dan jamur yang berbahaya bagi manusia.
Hadits yang menerangkan tentang wudhu seperti halnya hadits di atas adalah sebagai dasar dari ilmu kedokteran yang menerangkan seputar keutamaan kesehatan dan manfaat wudhu.
Wudhu Dapat Mencegah Kanker Kulit
Allah mewajibkan setiap muslim untuk berwudhu sebagai syarat sah shalat. Dasar atau hal-hal yang wajib dalam wudhu adalah membasuh (mengusap) wajah, kepala, kedua tangan, dan kedua kaki.
Selain itu, Rasulullah n memberi tambahan amalan-amalan yang sunnah dilakukan, antara lain: memakai bersiwak sebelum berwudhu, mengulang usapan atau basuhan tiga kali, berkumur-kumur, istinsyâq, menyela-nyela jari-jari tangan dan kaki. Semuanya ini mengandung rahasia medis yang sangat penting bagi tubuh manusia.
Kita tentu sepakat bahwa anggota tubuh yang diperintahkan oleh Allah dan yang disunnahkan oleh Rasulullah untuk dibasuh dengan baik ketika kita berwudhu adalah anggota tubuh yang sangat rentan terkontaminasi oleh kuman, baik karena kotoran yang menempel di permukan kulit maupun terkontaminasi oleh lingkungan sekitar.
Kotoran yang menempel pada permukaan kulit, akan cepat bercampur dengan debu dan kotoran lain yang kita dapati ketika melakukan aktivitas sehari-hari. Nah, inilah yang menyebabkan kulit kita dipenuhi oleh kuman-kuman yang sangat berbahaya.
Sampai di sini kita dapat menyimpulkan bahwa berwudhu berualng kali, akan menghilangkan berbagai macam kuman yang menempel pada anggota tubuh kita, mencegah terjadinya penumpukan kuman diatas permukaan kulit dan menghindari agar kuman tersebut tidak sampai masuk ke bagian dalam kulit. Nah, tentu saja permukaan kulit yang selalu bersih dari kuman dan kotoran sangat berpengaruh terhadap kesehatan bagian dalam kulit, sehingga kulit dapat berfungsi dengan baik. Karena basuhan air pada permukaan kulit akan mengikat dan menguatkan jalinan rambut-rambut darah, urat syaraf, dan jalinan rambut yang berhubungan dengan permukaan kulit.
Dalam berbagai studi berhubungan dengan sebab-sebab terjadinya kanker kulit menekankan bahwa kanker kulit kebanyakan terjadi karena efek dari menyebarnya bahan-bahan kimia di permukaan kulit, khususnya efek dari produk-produk kimiawi seperti bahandan alat-alat kosmetik. Nah, pembersihan bahan kimia ini bisa dilakukan dengan cara membasuh kulit berulangkali sehingga efek dari bahan kimia pada kulit bisa diminimalisiasi. Hasil penelitian tim medis yang meneliti tentang barang-barang tambang dan bahan-bahan logam menyebutkan bahwa mayoritas penderita penderita tumor, kanker paru-paru, gangguan limpa, ginjal, dan kandung kemih adalah dikarenakan efek dari masuknya bahan-bahan kimia ke dalam tubuh melalui pori-pori kulit. Dari hasil penelitian tersebut tim medis menyimpulkan bahwa anggota-anggota tubuh yang selalu terbuka terkena sinar matahari –khususnya sinar ultra violet— (makanya pake pakaian tu kudu lengkap..hehe) bisa mengakibatkan terjadinya kanker kulit.
Data statistik memperlihatkan terjadinya peningkatan penderita kanker kulit. Kanker kulit ini banyak menyerang penduduk Negara Barat, dan penyebab terbanyak adalah karena seringnya kulit terkena langsung sinar matahari. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah peningkatan resiko penyakit ini adalah dengan cara menjaga wudhu. Karena wudhu akan sangat membantu menjaga kelembaban permukaan kulit dan terhindar hal-hal yang membahayakan dikarenakan sengatan ultra violet.
Berkumur-kumur dan Membersihkan Gigi (Ketika Berwudhu) dalam Perspektif Medis
Rasulullah mengajarkan agar berkumur-kumur sebanyak tiga kali setiap berwudhu dan membersihkan gigi, tujuannya untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi. Bahkan Rasulullah mencela orang yang mengerjakan shalat yang sela-sela gigi-giginya masih terdapat sisa-sisa makanan. Sebaliknya, Rasulullah memuji orang yang menyela-nyela dan membersihkan giginya terlebih dahulu sebelum melaksanakan shalat, "Terujilah orang-orang yang bersih dalam wudhunya dan terpujilah orang yang membersihkan makanan (di sela-sela giginya). Bersih dalam berwudhu yaitu dengan berkumur-kumur, Istinsyâq, dan menyela jari-jemari. Orang yang membersihkan sisa makanan dari sela-sela giginya terpuji karena dua malaikat Rakib dan Atid tidak akan menulis shalat seseorang yang di sela-sela giginya masih terdapat sisa makanan." (HR. Ahmad dan Thabrani)
Hikmahnya, jika sisa-sisa makanan—khususnya makanan yang mengandung zat tepung dan zat gula—berkumpul, menumpuk, kemudian membusuk di sela-sela gigi, maka akan mengakibatkan suburnya bakteri dan menimbulkan berinfeksi pada gusi, tenggorokan bernanah, gigi rapuh, membusuk, dan macam-macam penyakit mulut lainnya yang dapat masuk ke alat pencernaan sehingga kesehatan akan mengalami masalah serta menimbulkan berbagai macam penyakit dan bau yang tidak sedap.
"Siwak dapat membersihkan mulut dan mendatangkan ridha Allah."
Istinsyâq (memasukkan dan mengeluarkan air ke/dari hidung)
Dalam beberapa hadits dijelaskan bahwa Rasulullah senantiasa melakukan istinsyâq sebanyak tiga kali setiap berwudhu, dan beliau juga menekankan untuk melakukan istinsyâq pada setiap wudhu.
"Hendaknya menghirup air ke hidung kemudian mengeluarkannya kembali." (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Tidak hanya itu, dalam beberapa hadits Rasulullah juga menganjurkan untuk menyempurnakan istinsyâq. "Bersungguh- sungguhlah dalam berwudhu, menyela-nyela jari jemari dan menyempurnakan istinsyâq, kecuali orang yang sedang berpuasa." (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Hidung adalah sebuah penyaringan alami, ia berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam paru-paru. Seperti yang telah kita ketahui bahwa pernapasan yang sehat adalah pernapasan yang melalui hidung, salah satu dari panca indera yang terdiri dari tulang rawan dilapisi oleh selaput tipis berstruktur sel yang menghasilkan lendir (ingus) dari dalam. Bagian hidung dilengkapi dengan bulu-bulu khusus yang lengket dan lekat. Bulu-bulu tersebut bekerja sebagai pembatas sekaligus penyaring debu dan materi-materi yang mengandung berbagai macam bakteri dari dalam. Bulu-bulu hidung tersebut terdiri dari rambut lembut dan rambut pembuluh darah yang bekerja untuk membasahi udara dan mengatur derajat kadar panas pada saat manusia menarik napas sebagai persiapan masuknya udara ke dalam rongga tenggorokan dan dilanjutkan ke dalam paru-paru.
Berbagai jenis penyakit bisa menular melalui pernapasan dan atau pembicaraan di tempat-tempat yang sesak dan kerumunan manusia, jika ada diantara mereka ada yang sedang menderita influenza, dipteri (penyakit tenggorokan) , radang kelenjar beguk, sakit pada alat-alat pencernaan, dan penyakit lainnya yang dapat menularkan kuman penyakit melalui hidung, tenggorokan, kemudian menuju ke bagian dalam tubuh.
Dari sini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa rutin melakukan istinsyâq setiap kali berwudhu dapat membantu manusia membersihkan kuman dan bakteri-bakteri secara maksimal sehingga jumlah bakteri yang tersisa sampai pada batas minimal.
Ketika kita melakukan istinsyâq di setiap wudhu, kurang lebih selama tiga jam hidung kita akan bersih dari berbagai macam bakteri dan virus yang menempel di atas permukaan kulit hidung bagian dalam. Selain itu, istinsyâq juga dapat menghilangkan sisa-sisa kotoran yang berada di bagian luar lubang hidung.
Oleh karena itu, istinsyâq adalah cara sangat tepat untuk memberi perlindungan dari berbagai macam penyakit yang membahayakan, seperti TBC paru-paru, polio pada anak-anak, dan lain sebagainya.
Keutamaan Menjaga Istinsyâq
Tim peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Alexandria bekerja sama dengan bidang peneliti kesehatan dan obat-obatan di Akademi Penelitian Ilmiah dan Teknologi mengadakan sebuah penelitian intensif untuk mempelajari sekaligus mengungkap rahasia hubungan antara wudhu dan kesehatan. Dari hasil penelitian tersebut, mereka menemukan fakta bahwa mayoritas bagian dalam hidung orang yang tidak pernah berwudhu warna hidungnya cenderung kepucatan, berminyak. Debu serta kotoran akan mengendap di dalam hidung, sehingga bisa menimbulkan kerusakan pada bulu hidung. Di samping itu, lubang hidung akan cenderung lengket, pekat, bulu-bulu hidung akan saling menempel, berdebu, dan akan mudah rontok.
Orang Islam yang senantiasa menjaga wudhunya, bagian permukaan hidung akan bersih, terhindar dari debu serta kotoran yang menempel, terlihat lebih bersinar, dan bulu hidung akan terhindar dari kerusakan.
Hasil penelitian terhadap kuman dengan menggunakan mikroskop membuktikan bahwa bagian dalam hidung seseorang yang tidak pernah melakukan shalat (tidak pernah berwudhu) terdapat berbagai macam bakteri dan kotoran. Di dalam hidung mereka terdapat bermacam-macam bakteri dalam jumlah yang sangat banyak. Bakteri-bakteri tersebut akan mudah masuk ke dalam paru-paru, di antaranya adalah deftroid, brutius, dan kalbasela. Kuman dan bakteri yang mendominasi bagian dalam hidung orang yang tidak pernah berwudhu ini tidak terdapat pada tubuh orang yang senantiasa melakukan ritual wudhu. Hidung mereka cenderung lebih bersih, hanya ada sedikit bakteri yang tersembunyi dan akan segera hilang setelah mereka mempraktikkan tata cara istinsyâq dengan baik.
Hasil dari penelitian ilmiah ini menemukan kelebihan lain dari wudhu, yaitu rahasia di balik pensyariatan istinsyâq yang diajarkan oleh Rasulullah. Bahwa istinsyâq adalah cara yang terbaik untuk membersihkan bagian dalam hidung. Karena setelah beberapa jam dari waktu kita membersihkan hidung, kotoran dan kuman akan kembali lagi mengisi rongga hidung kita sehingga kita harus terus menerus mengulangi permbersihan hidung. Dan ternyata waktu yang tepat untuk membersihkan hidung kita kembali tersebut sangat cocok dengan pengaturan waktu pelaksanaan shalat lima waktu.
Membasuh Wajah dan Dampaknya Terhadap Kesehatan
Wajah manusia ibarat cermin, ia dapat memantulkan kondisi kejiwaan, fisik, dan kesehatan seseorang. Wajah juga bisa menjadi menjadi gambaran keistimewaan pemiliknya. Melalui wajah seseorang mengekspresikan penerimaan atau penolakan terhadap sesuatu.
Dalam sebuah hadits, Barra' ra. meriwayatkan,
"Rasulullah n adalah orang yang paling bagus wajahnya." (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Rasulullah memerintahkan untuk membasuh wajah sebanyak tiga kali setiap kali berwudhu, berarti selama satu hari seorang muslim membasuh wajah sebanyak lima belas kali untuk melaksanakan shalat lima waktu (ni bagi yang shalat lho...). Jumlah basuhan ini cukup untuk menjaga kebersihan wajah dan menghilangkan sisa-sisa debu yang menempel pada kulit wajah sebelum debu tersebut berkumpul dan tercampur berbagai macam bakteri. Dengan demikian, kebersihan mata juga terjaga sehingga dapat terhindar dari penyakit radang mata, trakhoma, katarak, dan berbagai macam penyakit mata lainnya. Membasuh wajah secara rutin setiap hari akan menstimulasi sel pada kulit wajah sehingga kulit wajah lebih halus, kuat, elastis dan tidak lembek. Selain dapat menambah energi dan semangat hidup tinggi, wajah terlihat cerah, dan dapat mencegah serta menghilangkan kerutan-kerutan pada kulit wajah (jadi wudhu bisa dukata obat awet muda ya ;D?!)
Itu di dunia. Di akhirat? Ni balasannya:
"Sesungguhnya pada hari kiamat umatku dipanggil dalam keadaan wajah yang putih berseri karena bekas wudhu. Barangsiapa di antara kalian yang mampu untuk memperbesar cahayanya, hendaklah ia melakukannya (dengan banyak berwudhu)." (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Wallahua'lam.
Tulisan berikut ini akan mencoba menjelaskan kepada kita rahasia yang tersimpan dibalik syariat wudhu. Tulisan ini saya kutip dan terjemahkan dari sebuah buku yang berjudul Ash-Shalah Riyadhatun Nafsi wal Jasad, karya Mukhtas Salim asal Mesir (dengan penyesuaian redaksional di sana-sini tentunya). Yup...!
Apa arti wudhu?
Kata wudhu dalam bahasa Arab adalah derivasi dari kata al-Wadhâ'ah, yang berarti kebersihan, kecantikan, keindahan, dan cahaya.
Sedangkan wudhu ditinjau dari segi syariah adalah membasuh atau mengusap angota badan tertentu yang sudah ditetapkan dan disyariatkan Allah, dengan menggunakan air yang suci dan menyucikan.
"Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki." (QS. al-Mâ'idah: 6)
Coba kita perhatikan semua anggota badan yang wajib dibasuh atau diusap dalam ayat diatas adalah anggota yang terbuka, sangat mudah terkontaminasi berbagai macam kotoran, bakteri, dan apalagi lah namanya, yang jika dibiarkan dalam waktu lama akan menyebabkan kita mudah terserang penyakit. Subhanallah.
Wudhu dan Pencegahan Berbagai Penyakit
Dalam perkembangan ilmu kedokteran, wudhu dipandang sebagai salah satu cara yang sangat efektif untuk perlindungan dan pencegahan dampak neganif polusi lingkungan, bahkan bisa mencegah penularan berbagai penyakit. Wudhu yang dilakukan minimal lima kali dalam sehari adalah usaha yang sangat mencukupi untuk menjaga kebersihan.
Dalam praktiknya wudhu tidak saja disyariatkan untuk anggota badan yang terbuka saja seperti yang disebutkan dalam al-Quran tadi tapi juga membersihkan anggota-anggota badan yang tertutup ini adalah untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran yang dikeluarkan oleh tiap-tiap anggota badan tersebut, sehingga kotoran tidak mengendap dan menjadi kotoran yang membahayakan kesehatan. Kotoran yang mengendap ini bisa menjadi lahan subur bagi pertumbuhan dan perkembangan jamur atau kuman. Inilah pangkal dari penyebab terjadinya berbagai macam penyakit, termasuk penyakit kulit yang sangat berbahaya.
"Barangsiapa yang berwudhu dengan baik dan benar, maka semua dosa-dosa akan keluar dari badannya, hingga keluar melalui bawah kukunya." (HR. Muslim) "Ketika seorang berwudhu dan berkumur-kumur, maka dosa-dosanya akan keluar dari mulutnya. Ketika dia melakukan Istinsyâq (memasukkan air ke dalam hidung dan mengeluarkannya kembali), dosa-dosanya akan keluar dari hidungnya. Ketika dia membasuh wajahnya, dosa-dosanya akan keluar dari wajahnya melalui bulu-bulu kedua matanya. Ketika dia membasuh kedua tangannya, dosa-dosa akan keluar dari kedua tangannya melalui bawah kukunya. Ketika dia mengusap kepalaya, dosa-dosa akan keluar dari kepalanya melalui kedua telinganya. Dan ketika dia membasuh kedua kakinya, dosa-dosa akan keluar dari kedua kakinya melalui bawah kuku kedua kakinya." Saudara...
Dalam hadits diatas Rasulullah menggunakan kata al-Khathaya, menurut bahasa kiasan, kata ini bisa berarti kuman, bakteri, dan jamur yang berbahaya bagi manusia.
Hadits yang menerangkan tentang wudhu seperti halnya hadits di atas adalah sebagai dasar dari ilmu kedokteran yang menerangkan seputar keutamaan kesehatan dan manfaat wudhu.
Wudhu Dapat Mencegah Kanker Kulit
Allah mewajibkan setiap muslim untuk berwudhu sebagai syarat sah shalat. Dasar atau hal-hal yang wajib dalam wudhu adalah membasuh (mengusap) wajah, kepala, kedua tangan, dan kedua kaki.
Selain itu, Rasulullah n memberi tambahan amalan-amalan yang sunnah dilakukan, antara lain: memakai bersiwak sebelum berwudhu, mengulang usapan atau basuhan tiga kali, berkumur-kumur, istinsyâq, menyela-nyela jari-jari tangan dan kaki. Semuanya ini mengandung rahasia medis yang sangat penting bagi tubuh manusia.
Kita tentu sepakat bahwa anggota tubuh yang diperintahkan oleh Allah dan yang disunnahkan oleh Rasulullah untuk dibasuh dengan baik ketika kita berwudhu adalah anggota tubuh yang sangat rentan terkontaminasi oleh kuman, baik karena kotoran yang menempel di permukan kulit maupun terkontaminasi oleh lingkungan sekitar.
Kotoran yang menempel pada permukaan kulit, akan cepat bercampur dengan debu dan kotoran lain yang kita dapati ketika melakukan aktivitas sehari-hari. Nah, inilah yang menyebabkan kulit kita dipenuhi oleh kuman-kuman yang sangat berbahaya.
Sampai di sini kita dapat menyimpulkan bahwa berwudhu berualng kali, akan menghilangkan berbagai macam kuman yang menempel pada anggota tubuh kita, mencegah terjadinya penumpukan kuman diatas permukaan kulit dan menghindari agar kuman tersebut tidak sampai masuk ke bagian dalam kulit. Nah, tentu saja permukaan kulit yang selalu bersih dari kuman dan kotoran sangat berpengaruh terhadap kesehatan bagian dalam kulit, sehingga kulit dapat berfungsi dengan baik. Karena basuhan air pada permukaan kulit akan mengikat dan menguatkan jalinan rambut-rambut darah, urat syaraf, dan jalinan rambut yang berhubungan dengan permukaan kulit.
Dalam berbagai studi berhubungan dengan sebab-sebab terjadinya kanker kulit menekankan bahwa kanker kulit kebanyakan terjadi karena efek dari menyebarnya bahan-bahan kimia di permukaan kulit, khususnya efek dari produk-produk kimiawi seperti bahandan alat-alat kosmetik. Nah, pembersihan bahan kimia ini bisa dilakukan dengan cara membasuh kulit berulangkali sehingga efek dari bahan kimia pada kulit bisa diminimalisiasi. Hasil penelitian tim medis yang meneliti tentang barang-barang tambang dan bahan-bahan logam menyebutkan bahwa mayoritas penderita penderita tumor, kanker paru-paru, gangguan limpa, ginjal, dan kandung kemih adalah dikarenakan efek dari masuknya bahan-bahan kimia ke dalam tubuh melalui pori-pori kulit. Dari hasil penelitian tersebut tim medis menyimpulkan bahwa anggota-anggota tubuh yang selalu terbuka terkena sinar matahari –khususnya sinar ultra violet— (makanya pake pakaian tu kudu lengkap..hehe) bisa mengakibatkan terjadinya kanker kulit.
Data statistik memperlihatkan terjadinya peningkatan penderita kanker kulit. Kanker kulit ini banyak menyerang penduduk Negara Barat, dan penyebab terbanyak adalah karena seringnya kulit terkena langsung sinar matahari. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah peningkatan resiko penyakit ini adalah dengan cara menjaga wudhu. Karena wudhu akan sangat membantu menjaga kelembaban permukaan kulit dan terhindar hal-hal yang membahayakan dikarenakan sengatan ultra violet.
Berkumur-kumur dan Membersihkan Gigi (Ketika Berwudhu) dalam Perspektif Medis
Rasulullah mengajarkan agar berkumur-kumur sebanyak tiga kali setiap berwudhu dan membersihkan gigi, tujuannya untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi. Bahkan Rasulullah mencela orang yang mengerjakan shalat yang sela-sela gigi-giginya masih terdapat sisa-sisa makanan. Sebaliknya, Rasulullah memuji orang yang menyela-nyela dan membersihkan giginya terlebih dahulu sebelum melaksanakan shalat, "Terujilah orang-orang yang bersih dalam wudhunya dan terpujilah orang yang membersihkan makanan (di sela-sela giginya). Bersih dalam berwudhu yaitu dengan berkumur-kumur, Istinsyâq, dan menyela jari-jemari. Orang yang membersihkan sisa makanan dari sela-sela giginya terpuji karena dua malaikat Rakib dan Atid tidak akan menulis shalat seseorang yang di sela-sela giginya masih terdapat sisa makanan." (HR. Ahmad dan Thabrani)
Hikmahnya, jika sisa-sisa makanan—khususnya makanan yang mengandung zat tepung dan zat gula—berkumpul, menumpuk, kemudian membusuk di sela-sela gigi, maka akan mengakibatkan suburnya bakteri dan menimbulkan berinfeksi pada gusi, tenggorokan bernanah, gigi rapuh, membusuk, dan macam-macam penyakit mulut lainnya yang dapat masuk ke alat pencernaan sehingga kesehatan akan mengalami masalah serta menimbulkan berbagai macam penyakit dan bau yang tidak sedap.
"Siwak dapat membersihkan mulut dan mendatangkan ridha Allah."
Istinsyâq (memasukkan dan mengeluarkan air ke/dari hidung)
Dalam beberapa hadits dijelaskan bahwa Rasulullah senantiasa melakukan istinsyâq sebanyak tiga kali setiap berwudhu, dan beliau juga menekankan untuk melakukan istinsyâq pada setiap wudhu.
"Hendaknya menghirup air ke hidung kemudian mengeluarkannya kembali." (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Tidak hanya itu, dalam beberapa hadits Rasulullah juga menganjurkan untuk menyempurnakan istinsyâq. "Bersungguh- sungguhlah dalam berwudhu, menyela-nyela jari jemari dan menyempurnakan istinsyâq, kecuali orang yang sedang berpuasa." (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Hidung adalah sebuah penyaringan alami, ia berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam paru-paru. Seperti yang telah kita ketahui bahwa pernapasan yang sehat adalah pernapasan yang melalui hidung, salah satu dari panca indera yang terdiri dari tulang rawan dilapisi oleh selaput tipis berstruktur sel yang menghasilkan lendir (ingus) dari dalam. Bagian hidung dilengkapi dengan bulu-bulu khusus yang lengket dan lekat. Bulu-bulu tersebut bekerja sebagai pembatas sekaligus penyaring debu dan materi-materi yang mengandung berbagai macam bakteri dari dalam. Bulu-bulu hidung tersebut terdiri dari rambut lembut dan rambut pembuluh darah yang bekerja untuk membasahi udara dan mengatur derajat kadar panas pada saat manusia menarik napas sebagai persiapan masuknya udara ke dalam rongga tenggorokan dan dilanjutkan ke dalam paru-paru.
Berbagai jenis penyakit bisa menular melalui pernapasan dan atau pembicaraan di tempat-tempat yang sesak dan kerumunan manusia, jika ada diantara mereka ada yang sedang menderita influenza, dipteri (penyakit tenggorokan) , radang kelenjar beguk, sakit pada alat-alat pencernaan, dan penyakit lainnya yang dapat menularkan kuman penyakit melalui hidung, tenggorokan, kemudian menuju ke bagian dalam tubuh.
Dari sini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa rutin melakukan istinsyâq setiap kali berwudhu dapat membantu manusia membersihkan kuman dan bakteri-bakteri secara maksimal sehingga jumlah bakteri yang tersisa sampai pada batas minimal.
Ketika kita melakukan istinsyâq di setiap wudhu, kurang lebih selama tiga jam hidung kita akan bersih dari berbagai macam bakteri dan virus yang menempel di atas permukaan kulit hidung bagian dalam. Selain itu, istinsyâq juga dapat menghilangkan sisa-sisa kotoran yang berada di bagian luar lubang hidung.
Oleh karena itu, istinsyâq adalah cara sangat tepat untuk memberi perlindungan dari berbagai macam penyakit yang membahayakan, seperti TBC paru-paru, polio pada anak-anak, dan lain sebagainya.
Keutamaan Menjaga Istinsyâq
Tim peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Alexandria bekerja sama dengan bidang peneliti kesehatan dan obat-obatan di Akademi Penelitian Ilmiah dan Teknologi mengadakan sebuah penelitian intensif untuk mempelajari sekaligus mengungkap rahasia hubungan antara wudhu dan kesehatan. Dari hasil penelitian tersebut, mereka menemukan fakta bahwa mayoritas bagian dalam hidung orang yang tidak pernah berwudhu warna hidungnya cenderung kepucatan, berminyak. Debu serta kotoran akan mengendap di dalam hidung, sehingga bisa menimbulkan kerusakan pada bulu hidung. Di samping itu, lubang hidung akan cenderung lengket, pekat, bulu-bulu hidung akan saling menempel, berdebu, dan akan mudah rontok.
Orang Islam yang senantiasa menjaga wudhunya, bagian permukaan hidung akan bersih, terhindar dari debu serta kotoran yang menempel, terlihat lebih bersinar, dan bulu hidung akan terhindar dari kerusakan.
Hasil penelitian terhadap kuman dengan menggunakan mikroskop membuktikan bahwa bagian dalam hidung seseorang yang tidak pernah melakukan shalat (tidak pernah berwudhu) terdapat berbagai macam bakteri dan kotoran. Di dalam hidung mereka terdapat bermacam-macam bakteri dalam jumlah yang sangat banyak. Bakteri-bakteri tersebut akan mudah masuk ke dalam paru-paru, di antaranya adalah deftroid, brutius, dan kalbasela. Kuman dan bakteri yang mendominasi bagian dalam hidung orang yang tidak pernah berwudhu ini tidak terdapat pada tubuh orang yang senantiasa melakukan ritual wudhu. Hidung mereka cenderung lebih bersih, hanya ada sedikit bakteri yang tersembunyi dan akan segera hilang setelah mereka mempraktikkan tata cara istinsyâq dengan baik.
Hasil dari penelitian ilmiah ini menemukan kelebihan lain dari wudhu, yaitu rahasia di balik pensyariatan istinsyâq yang diajarkan oleh Rasulullah. Bahwa istinsyâq adalah cara yang terbaik untuk membersihkan bagian dalam hidung. Karena setelah beberapa jam dari waktu kita membersihkan hidung, kotoran dan kuman akan kembali lagi mengisi rongga hidung kita sehingga kita harus terus menerus mengulangi permbersihan hidung. Dan ternyata waktu yang tepat untuk membersihkan hidung kita kembali tersebut sangat cocok dengan pengaturan waktu pelaksanaan shalat lima waktu.
Membasuh Wajah dan Dampaknya Terhadap Kesehatan
Wajah manusia ibarat cermin, ia dapat memantulkan kondisi kejiwaan, fisik, dan kesehatan seseorang. Wajah juga bisa menjadi menjadi gambaran keistimewaan pemiliknya. Melalui wajah seseorang mengekspresikan penerimaan atau penolakan terhadap sesuatu.
Dalam sebuah hadits, Barra' ra. meriwayatkan,
"Rasulullah n adalah orang yang paling bagus wajahnya." (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Rasulullah memerintahkan untuk membasuh wajah sebanyak tiga kali setiap kali berwudhu, berarti selama satu hari seorang muslim membasuh wajah sebanyak lima belas kali untuk melaksanakan shalat lima waktu (ni bagi yang shalat lho...). Jumlah basuhan ini cukup untuk menjaga kebersihan wajah dan menghilangkan sisa-sisa debu yang menempel pada kulit wajah sebelum debu tersebut berkumpul dan tercampur berbagai macam bakteri. Dengan demikian, kebersihan mata juga terjaga sehingga dapat terhindar dari penyakit radang mata, trakhoma, katarak, dan berbagai macam penyakit mata lainnya. Membasuh wajah secara rutin setiap hari akan menstimulasi sel pada kulit wajah sehingga kulit wajah lebih halus, kuat, elastis dan tidak lembek. Selain dapat menambah energi dan semangat hidup tinggi, wajah terlihat cerah, dan dapat mencegah serta menghilangkan kerutan-kerutan pada kulit wajah (jadi wudhu bisa dukata obat awet muda ya ;D?!)
Itu di dunia. Di akhirat? Ni balasannya:
"Sesungguhnya pada hari kiamat umatku dipanggil dalam keadaan wajah yang putih berseri karena bekas wudhu. Barangsiapa di antara kalian yang mampu untuk memperbesar cahayanya, hendaklah ia melakukannya (dengan banyak berwudhu)." (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Wallahua'lam.
Rabu, 28 Oktober 2009
Ikhlas, bukan karena surga atau neraka
Oleh Armansyah
Allah menjadikan kita pada hakekatnya berfungsi sebagai khalifah-Nya diatas dunia ini, tugas kekhalifahan inilah yang apabila dijalankan dengan semestinya dilandasi oleh petunjuk-petunjuk yang Dia sampaikan dalam bentuk wahyu tekstual maupun pemahaman kita terhadap ayat-ayat universal-Nya maka akan menjadi ibadah buat kita.
Sistematika kehidupan kita ini dimulai dari setetes mani yang bercampur untuk kemudian seiring dengan sunnatullah atau hukum alamnya terus mengalami perkembangan tahap demi tahap sehingga menjadi sosok manusia sempurna, dan itupun baru pada tahapan bayi kecil tak berdaya, kembali kita tunduk pada kaidah sunnatullah yang berproses sampai menjadi dewasa dan tua, demikian seterusnya.
Ini hendaknya menjadi bagian dari pembelajaran atas kedewasaan pola pikir dan pola pemahaman
kita terhadap segala sesuatunya, jika awalnya kita bertindak hanya
karena ikut-ikutan, maka mulailah kita belajar kenapa kita melakukan
sesuatu atau kenapa kita harus mempercayai sesuatu itu sebagai sebuah
kebenaran, demikian pula misalnya dalam hal ibadah, jika sebelumnya
kita beribadah hanya karena mengharap surga atau takut karena neraka,
maka belajarlah untuk mulai menyikapi fenomena surga dan neraka
sebagai motivator kita kepada tingkat ibadah yang lebih tinggi lagi
yaitu tingkat ibadah yang hanya berharap ridho-Nya Allah. Dengan
demikian maka tingkat keikhlasan kita beribadahpun secara
berangsur-angsur tumbuh dengan sendirinya, karena yang ada dipikiran
kita, ibadah itu untuk menyenangkan Allah, membuat Allah tersenyum
pada kita (ini istilah saya) dan bukan untuk menyenangkan diri kita
(egoistik sebab mengharap kenikmatan surgawi). Lalu bagaimana bila
kita masih mengharap pahala dalam beribadah ? salahkah ? Salah atau
tidak akhirnya kembali kepada seberapa jauh good-will kita
melakukannya, tidak ada yang perlu dipermasalahkan dengan surga dan
nerakanya, tapi mulailah kita belajar untuk mencapai maqam lebih
tinggi dari sekedar itu. Anggaplah ibadah karena mengharap pahala
tertentu itu adalah ibadahnya anak kecil, dan karena kita sudah tidak
lagi kecil, maka kitapun harus meng-update sasaran ibadah kita, sebab
demikianlah yang seharusnya seperti yang tercantum dalam surah 6 ayat
162. Katakanlah: "Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan
matiku hanyalah untuk Allah, Robb semesta alam -Qs. al-An'am 6:162
Salamun 'ala manittaba al Huda
ARMANSYAH
Allah menjadikan kita pada hakekatnya berfungsi sebagai khalifah-Nya diatas dunia ini, tugas kekhalifahan inilah yang apabila dijalankan dengan semestinya dilandasi oleh petunjuk-petunjuk yang Dia sampaikan dalam bentuk wahyu tekstual maupun pemahaman kita terhadap ayat-ayat universal-Nya maka akan menjadi ibadah buat kita.
Sistematika kehidupan kita ini dimulai dari setetes mani yang bercampur untuk kemudian seiring dengan sunnatullah atau hukum alamnya terus mengalami perkembangan tahap demi tahap sehingga menjadi sosok manusia sempurna, dan itupun baru pada tahapan bayi kecil tak berdaya, kembali kita tunduk pada kaidah sunnatullah yang berproses sampai menjadi dewasa dan tua, demikian seterusnya.
Ini hendaknya menjadi bagian dari pembelajaran atas kedewasaan pola pikir dan pola pemahaman
kita terhadap segala sesuatunya, jika awalnya kita bertindak hanya
karena ikut-ikutan, maka mulailah kita belajar kenapa kita melakukan
sesuatu atau kenapa kita harus mempercayai sesuatu itu sebagai sebuah
kebenaran, demikian pula misalnya dalam hal ibadah, jika sebelumnya
kita beribadah hanya karena mengharap surga atau takut karena neraka,
maka belajarlah untuk mulai menyikapi fenomena surga dan neraka
sebagai motivator kita kepada tingkat ibadah yang lebih tinggi lagi
yaitu tingkat ibadah yang hanya berharap ridho-Nya Allah. Dengan
demikian maka tingkat keikhlasan kita beribadahpun secara
berangsur-angsur tumbuh dengan sendirinya, karena yang ada dipikiran
kita, ibadah itu untuk menyenangkan Allah, membuat Allah tersenyum
pada kita (ini istilah saya) dan bukan untuk menyenangkan diri kita
(egoistik sebab mengharap kenikmatan surgawi). Lalu bagaimana bila
kita masih mengharap pahala dalam beribadah ? salahkah ? Salah atau
tidak akhirnya kembali kepada seberapa jauh good-will kita
melakukannya, tidak ada yang perlu dipermasalahkan dengan surga dan
nerakanya, tapi mulailah kita belajar untuk mencapai maqam lebih
tinggi dari sekedar itu. Anggaplah ibadah karena mengharap pahala
tertentu itu adalah ibadahnya anak kecil, dan karena kita sudah tidak
lagi kecil, maka kitapun harus meng-update sasaran ibadah kita, sebab
demikianlah yang seharusnya seperti yang tercantum dalam surah 6 ayat
162. Katakanlah: "Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan
matiku hanyalah untuk Allah, Robb semesta alam -Qs. al-An'am 6:162
Salamun 'ala manittaba al Huda
ARMANSYAH
Selasa, 27 Oktober 2009
Lembutkan Hatimu Dengan Mengingat Mati
Saudaraku yang mengharap ridho
Allah Subhanahu wa Ta'ala, Sesungguhnya kehidupan dunia ini adalah
sebuah perjalanan panjang menuju negeri keabadian. Semoga kita
digolongkan ke dalam orang-orang yang sadar dan mengerti harus
bagaimana menjalani hidup ini agar terhindar dari kehidupan yang
sia-sia dan tanpa makna. Perjalanan ke sebuah negeri yang tiada
akhirnya. Ingatlah wahai saudaraku perbekalan yang terbaik adalah
ketakwaan kita (watazawwadu fainna khoirozzaadittaqwa) QS. 2:198.
Yakni dengan amal shaleh yang ikhlas dan mutaaba'ah (sesuai sunnah
Rasulullah u) yang menyertaimu ketika meninggalkan dunia ini untuk
menghadap Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam kematian yang pasti.
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati...." (QS. Al-Imran :185)
Memang wahai saudaraku. Perjalanan ini adalah menuju akhirat. Suatu
perjalanan yang kita mohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar
berakhir pada kenikmatan surga. Bukan neraka. Karena keagungan
perjalanan menuju hari akhir inilah Rasulullah bersabda: "Seandainya
kalian mengetahui apa yang kuketahui, niscaya kalian akan sedikit
tertawa dan banyak menangis." (Mutaffaqun 'alaih) maksudnya, jika kita
mengetahui hakekat ajal yang akan menjemput kita dan kedahsyatan alam
kubur, kegelapan hari kiamat dan segala kesedihannya, shirot (titian)
dan segala rintangannya, surga dengan segala kenikmatannya, niscaya
akan memberikan motivasi kepada kita untuk mengadakan perubahan.
Berubah dari kefasikan dan kekafiran menjadi keimanan, dari
kemunafikan menjadi istiqamah, dari keraguan menjadi keyakinan, dari
kesombongan menjadi ketawadhu'an, dari rakus menjadi rasa syukur dan
sederhana, dari pemarah dan pendendam menjadi kasih sayang dan
memaafkan, dari kelicikan dan kesewenangan menjadi kejujuran dan
keadilan, dari kedustaan menjadi kebenaran. Jadi, perubahan diri dari
sifat dan watak syaithoni dan hewani, menjadi insan Islami harus
segera di mulai. Akan tetapi kita sering lupa atau berpura-pura lupa
dengan perjalanan panjang tersebut, bahkan malah memilih dunia dengan
segala perangkatnya, kemewahan, kecantikan, kekayaan, kedudukan yang
semua nilainya disisi Allah S.W.T, tidak lebih dari sehelai sayap
nyamuk! Wahai yang tertipu oleh dunia.....! Wahai yang sedang
berpaling dari Allah S.W.T...! Wahai yang sedang lengah dari ketaatan
kepada Rabb-nya...! Wahai yang nafsunya selalu menolak nasehat!! Wahai
yang selalu berangan-angan panjang!!! Tidakkah engkau mengetahui bahwa
kamu akan segera meninggalkan duniamu dan duniamu pula akan
meninggalkanmu? Mana rumahmu yang megah? Mana pakaianmu yang indah?
Mana aroma wewangianmu? Mana para pembantu dan familimu? Mana wajahmu
yang cantik dan tampan? Mana kulitmu yang halus? Mana....?! Mana....?!
Saat itu ulat dan cacing mengoyak-ngoyak dan mencerai-beraikan seluruh
tubuhmu ....?! Bersegeralah bersimpuh di hadapan Rabbul Jalil, Allah
S.W.T. Lepaskan selimut kesombongan yang menghalangi dari rahmat dan
maghfirah-Nya. Kuberikan khabar gembira bagi yang berdosa, lalai dan
berlebih- lebihan, agar segera berhenti dari perbuatan kemaksiatannya
itu. Saudaraku yang tercinta, siapakah diantara kita yang tak berdosa,
siapa diantara kita yang tidak bersalah kepada Tuhannya? Sama sekali
tidak ada, seharipun kita tidak bisa seperti malaikat yang selalu taat
dan tidak berbuat maksiat sedikitpun. Datangilah masjid, majlis-majlis
ilmu dan beribadahlah di dalamnya, tegakkanlah shalat lima waktu,
puasalah di bulan Ramadhan, tunaikan haji jika engkau telah mampu,
zakatilah harta dan jiwamu bimbinglah anak-anakmu dengan Al-Islam,
jauhkan dirimu dan keluargamu dari tontonan/bacaan/majalah/tabloid
yang melalaikan dirimu untuk mengingat-Nya.. Insyafilah semua
dosa-dosa, serta ingatlah .... Pintu taubat masih terbuka lebar
untukmu, rahmat dan maghfirah Allah S.W.T sangatlah luas, lebih luas
dari lautan dosa.
Allah Subhanahu wa Ta'ala, Sesungguhnya kehidupan dunia ini adalah
sebuah perjalanan panjang menuju negeri keabadian. Semoga kita
digolongkan ke dalam orang-orang yang sadar dan mengerti harus
bagaimana menjalani hidup ini agar terhindar dari kehidupan yang
sia-sia dan tanpa makna. Perjalanan ke sebuah negeri yang tiada
akhirnya. Ingatlah wahai saudaraku perbekalan yang terbaik adalah
ketakwaan kita (watazawwadu fainna khoirozzaadittaqwa) QS. 2:198.
Yakni dengan amal shaleh yang ikhlas dan mutaaba'ah (sesuai sunnah
Rasulullah u) yang menyertaimu ketika meninggalkan dunia ini untuk
menghadap Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam kematian yang pasti.
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati...." (QS. Al-Imran :185)
Memang wahai saudaraku. Perjalanan ini adalah menuju akhirat. Suatu
perjalanan yang kita mohon kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar
berakhir pada kenikmatan surga. Bukan neraka. Karena keagungan
perjalanan menuju hari akhir inilah Rasulullah bersabda: "Seandainya
kalian mengetahui apa yang kuketahui, niscaya kalian akan sedikit
tertawa dan banyak menangis." (Mutaffaqun 'alaih) maksudnya, jika kita
mengetahui hakekat ajal yang akan menjemput kita dan kedahsyatan alam
kubur, kegelapan hari kiamat dan segala kesedihannya, shirot (titian)
dan segala rintangannya, surga dengan segala kenikmatannya, niscaya
akan memberikan motivasi kepada kita untuk mengadakan perubahan.
Berubah dari kefasikan dan kekafiran menjadi keimanan, dari
kemunafikan menjadi istiqamah, dari keraguan menjadi keyakinan, dari
kesombongan menjadi ketawadhu'an, dari rakus menjadi rasa syukur dan
sederhana, dari pemarah dan pendendam menjadi kasih sayang dan
memaafkan, dari kelicikan dan kesewenangan menjadi kejujuran dan
keadilan, dari kedustaan menjadi kebenaran. Jadi, perubahan diri dari
sifat dan watak syaithoni dan hewani, menjadi insan Islami harus
segera di mulai. Akan tetapi kita sering lupa atau berpura-pura lupa
dengan perjalanan panjang tersebut, bahkan malah memilih dunia dengan
segala perangkatnya, kemewahan, kecantikan, kekayaan, kedudukan yang
semua nilainya disisi Allah S.W.T, tidak lebih dari sehelai sayap
nyamuk! Wahai yang tertipu oleh dunia.....! Wahai yang sedang
berpaling dari Allah S.W.T...! Wahai yang sedang lengah dari ketaatan
kepada Rabb-nya...! Wahai yang nafsunya selalu menolak nasehat!! Wahai
yang selalu berangan-angan panjang!!! Tidakkah engkau mengetahui bahwa
kamu akan segera meninggalkan duniamu dan duniamu pula akan
meninggalkanmu? Mana rumahmu yang megah? Mana pakaianmu yang indah?
Mana aroma wewangianmu? Mana para pembantu dan familimu? Mana wajahmu
yang cantik dan tampan? Mana kulitmu yang halus? Mana....?! Mana....?!
Saat itu ulat dan cacing mengoyak-ngoyak dan mencerai-beraikan seluruh
tubuhmu ....?! Bersegeralah bersimpuh di hadapan Rabbul Jalil, Allah
S.W.T. Lepaskan selimut kesombongan yang menghalangi dari rahmat dan
maghfirah-Nya. Kuberikan khabar gembira bagi yang berdosa, lalai dan
berlebih- lebihan, agar segera berhenti dari perbuatan kemaksiatannya
itu. Saudaraku yang tercinta, siapakah diantara kita yang tak berdosa,
siapa diantara kita yang tidak bersalah kepada Tuhannya? Sama sekali
tidak ada, seharipun kita tidak bisa seperti malaikat yang selalu taat
dan tidak berbuat maksiat sedikitpun. Datangilah masjid, majlis-majlis
ilmu dan beribadahlah di dalamnya, tegakkanlah shalat lima waktu,
puasalah di bulan Ramadhan, tunaikan haji jika engkau telah mampu,
zakatilah harta dan jiwamu bimbinglah anak-anakmu dengan Al-Islam,
jauhkan dirimu dan keluargamu dari tontonan/bacaan/majalah/tabloid
yang melalaikan dirimu untuk mengingat-Nya.. Insyafilah semua
dosa-dosa, serta ingatlah .... Pintu taubat masih terbuka lebar
untukmu, rahmat dan maghfirah Allah S.W.T sangatlah luas, lebih luas
dari lautan dosa.
MEMBACA
Membaca merupakan suatu kewajiban bagi seorang Muslim untuk
mendapatkan ilmu serta penambahan pengetahuan (khasanan berpikir).
Memang tidak semua bacaan bernilai baik dan berbobot. Tetapi tidak
pula dengan begitu maka dari yang tidak baik tadi menjadi haram untuk
dibaca. Sebab dengan mengenal dan memahami ketidak baikan, kita bisa
terhindar darinya.
Adapun masalah novel fiksi, mungkin jika kita
kembalikan ini pada hukum aslinya, maka sifatnya boleh, selama itu
tidak membuat kita menjadi lupa diri dan meninggalkan syariat yang
telah ditentukan menurut ajaran Islam (misal jadi lupa mengerjakan
sholat, menjadi terangsang syahwatnya dan sebagainya). Hiburan
sendiri didalam Islam tidak dilarang, bahkan pernah dalam suatu
perjalanan (sesuai riwayat dari Imam Muslim), Nabi SAW meminta
sahabatnya untuk bersyair (bernyanyi). Tentang angan-angan yang
kosong, sesungguhnya peradaban kita sekarang ini jika mau jujur, bisa
maju justru dimulai dari angan-angan kosong. Misal, dulu orang
berangan-angan bisa terbang, padahal mustahil. Tetapi dari sana orang
lalu menciptakan pesawat bahkan hingga bisa sampai kebulan. Dulu
orang juga berangan-angan bisa melakukan komunikasi tanpa hambatan
dimana saja dan bisa saling berinteraksi dua arah (face-to face), lalu
orang berusaha menciptakan cara mewujudkannya sehingga lahirlah
handphone dan teknologi 3G-nya. Tidak seluruh angan-angan kosong itu
sia-sia, tetapi tidak semua juga bisa bermanfaat. Syirik atau tidak,
ini masalah konsepsi yang lalu timbul dari hasil membaca atau
berangan-angan. Apa yang kemudian membuat kita berlaku syirik dari
bacaan tersebut ? Saya bukan penggemar Harry Potter, tetapi saya juga
penggemar film fiksi ilmiah seperti StarTrek the series, Superman atau
sejenisnya. Dulu saya memang sempat menggandrungi buku silat Wiro
Sableng dan karya-karya koo ping hoo seperti Pendekar Pulau Es,
Seruling Sakti atau Pendekar Rajawali, tetapi hobbi itu sekarang sudah
lama saya tinggalkan karena lebih tertarik mengkaji ilmu-ilmu
ke-Islaman yang diparalelkan dengan sains. Tetapi tidak bisa saya
pungkiri bila kebiasaan membaca saya, justru dimulai salah satunya
oleh buku-buku karya Bastian Tito itu.
Salamun 'ala manittaba al Huda.
sumber:
http://rekonstruksisejarahisaalmasih.wordpress.com
http://jejaknabipalsu.wordpress.com/
mendapatkan ilmu serta penambahan pengetahuan (khasanan berpikir).
Memang tidak semua bacaan bernilai baik dan berbobot. Tetapi tidak
pula dengan begitu maka dari yang tidak baik tadi menjadi haram untuk
dibaca. Sebab dengan mengenal dan memahami ketidak baikan, kita bisa
terhindar darinya.
Adapun masalah novel fiksi, mungkin jika kita
kembalikan ini pada hukum aslinya, maka sifatnya boleh, selama itu
tidak membuat kita menjadi lupa diri dan meninggalkan syariat yang
telah ditentukan menurut ajaran Islam (misal jadi lupa mengerjakan
sholat, menjadi terangsang syahwatnya dan sebagainya). Hiburan
sendiri didalam Islam tidak dilarang, bahkan pernah dalam suatu
perjalanan (sesuai riwayat dari Imam Muslim), Nabi SAW meminta
sahabatnya untuk bersyair (bernyanyi). Tentang angan-angan yang
kosong, sesungguhnya peradaban kita sekarang ini jika mau jujur, bisa
maju justru dimulai dari angan-angan kosong. Misal, dulu orang
berangan-angan bisa terbang, padahal mustahil. Tetapi dari sana orang
lalu menciptakan pesawat bahkan hingga bisa sampai kebulan. Dulu
orang juga berangan-angan bisa melakukan komunikasi tanpa hambatan
dimana saja dan bisa saling berinteraksi dua arah (face-to face), lalu
orang berusaha menciptakan cara mewujudkannya sehingga lahirlah
handphone dan teknologi 3G-nya. Tidak seluruh angan-angan kosong itu
sia-sia, tetapi tidak semua juga bisa bermanfaat. Syirik atau tidak,
ini masalah konsepsi yang lalu timbul dari hasil membaca atau
berangan-angan. Apa yang kemudian membuat kita berlaku syirik dari
bacaan tersebut ? Saya bukan penggemar Harry Potter, tetapi saya juga
penggemar film fiksi ilmiah seperti StarTrek the series, Superman atau
sejenisnya. Dulu saya memang sempat menggandrungi buku silat Wiro
Sableng dan karya-karya koo ping hoo seperti Pendekar Pulau Es,
Seruling Sakti atau Pendekar Rajawali, tetapi hobbi itu sekarang sudah
lama saya tinggalkan karena lebih tertarik mengkaji ilmu-ilmu
ke-Islaman yang diparalelkan dengan sains. Tetapi tidak bisa saya
pungkiri bila kebiasaan membaca saya, justru dimulai salah satunya
oleh buku-buku karya Bastian Tito itu.
Salamun 'ala manittaba al Huda.
sumber:
http://rekonstruksisejarahisaalmasih.wordpress.com
http://jejaknabipalsu.wordpress.com/
Senin, 26 Oktober 2009
ALASAN DAN JAWABAN KENAPA WANITA ENGGAN BERHIJAB/KERUDUNG
KE-1 : MENAHAN GEJOLAK SEKSUAL
ALASAN : Kalo pake hijab, nanti kecantikannya ketutup donk, terus laki- laki yang ingin melihat wajah asli kita, akan menahan nafsunya, kalo terus ditahan nafsunya itu bisa meledak dan ia melampiaskannya dengan melakukan pelecehan! Nah, pemecahannya khan, ya kita harus buka hijab, bener gak ?
JAWAB: Seandainya jalan pemecahan itu benar, tentu Amerika dan negara- negara barat akan menjadi negara yang paling kecil kasus perkosaan dan pelecehan terhadap wanita di dunia. Namun pada kenyataannya tidak demikian, bahkan menurut buku "Crime in USA" terbitan FBI, dikatakan bahwa setiap enam menit sekali terjadi kasus pemerkosaan disana. Ihhh seremm…
Jadi, Kepada orang yang masih mempertahankan dan meyakini kebenaran alasan tersebut, kita bisa mencari jawaban atas kesalahan mereka melalui 3 hal: Pertama, berbagai data statistik telah mendustakan cara pemecahan yang mereka tawarkan; Kedua, hasrat seksual terdapat pada masing-masing pihak, pria dan wanita; Ketiga, yang membangkitkan nafsu seksual laki-laki adalah tatkala ia melihat kecantikan wanita, baik wajah, atau anggota tubuh lain yang mengundang syahwat. Jadi itu bukan alas an lagi, OK
KE-2 : BELUM MANTAP DENGAN HATI
ALASAN : Khan berhijab itu harus dengan hati bicaranya, Ya, kalo misalnya kata hati saya belum mantap untuk berhijab, gimana? JAWAB: Ukhti yang berdalih dengan alasan ini hendaknya bisa membedakan antara dua hal. Yakni antara perintah Allah dengan perintah manusia. Jika perintah itu datangnya dari manusia, maka bisa salah dan bisa benar. Adapun jika perintah itu dari Allah, maka tidak ada alasan bagi manusia untuk mengatakan "saya belum mantap". Bila ia masih mengatakan hal itu dengan penuh keyakinan bisa saja dikatakan bahwa
keislamannnya juga belum mantap dan itu melanggar ajaran Allah, padahal ia mengetahui perintah tersebut dari Allah, maka hal tersebut bisa menyeretnya pada bahaya yang sangat besar, yakni keluar dari agama Allah, sementara dia tidak menyadarinya. Sebab dengan begitu berarti ia tidak percaya dan meragukan kebenaran perintah tersebut. Perintah untuk berhijab/ kerudung (QS: Al-Ahzab: 59)
KE-3 : ALLAH BELUM MEMBERIKU HIDAYAH
TANYA: Sebenarnya aku sich pengen banget pake hijab, tapi kalo Allah belum memberiku hidayah. Aku mesti gimana?
JAWAB: Ukhti yang berdalih seperti ini telah terperosok dalam kekeliruan yang nyata. Kami ingin bertanya: "Bagaimana kamu tahu bahwa Allah belum memberimu hidayah?" Jika jawabannya, "Aku tahu", maka ada satu dari dua kemungkinan: Pertama, dia mengetahuinya dari ilmu ghaib, sehingga ia tahu apa yang ada di dalam kitab yang tersembunyi (Lauhul Mahfuzh). Dia pasti mengetahui pula bahwa dirinya termasuk orang-orang yang celaka dan bakal masuk Neraka. Kedua, ada makhluk lain yang mengabarkan tentang nasib dirinya, bahwa dia tidak termasuk wanita yang mendapatkan hidayah. Mungkin bisa jadi yang memberitahu itu malaikat, jin atau pun manusia. Namun, ketika jawaban tadi tidak ada pada dirinya, bagaimana dia tahu Allah belum memberi hidayah? Hidayah itu datangnya dari Allah, namun kita wajib
berusaha untuk mendapatkannya. Tanpa ada usaha tidak mungkin ada hasil. Oleh karena itu, kalo masih beralasan seperti ini, itu tidak masuk akal. Berusahalah untuk mendapatkan hidayah itu.
KE-4 : TAKUT TIDAK LAKU NIKAH
ALASAN : Saya takut, kalau saya pake hijab, nanti nggak laku nikah. Cowok khan biasanya suka liat fisiknya dulu, wajahnya,
rambutnya, bodinya, segalanya dech! gimana tuch?
JAWAB: Kecantikan memang merupakan salah satu sebab pokok dalam pernikahan, tetapi ia bukan segalanya sebab. Rosul pernah bersabda, bahwa wanita dinikahi karena 4 hal: kecantikannya, hartanya, keturunan dan agamanya. Tapi yang menjadi prioritas adalah agamanya.
Kaum laki-laki tidak hanya melihat unsur kecantikan semata, tetapi ada hal lain yang menyatu dengan kecantikan yaitu sholeha yang dijadikan pertimbangan dalam memilih isteri. Bisa jadi sikap gadis yang biasa memperlihatkan aurat -yang dimaksudkan untuk menawan hati pria- menjadi bumerang bagi dirinya. Bisa saja tindakan itu malah membuat para pemuda enggan menikahinya. Sebab mungkin para pemuda beranggapan, jika wanita tersebut berani melanggar perintah Allah berhijab, tidak menutup kemungkinan dia akan berani melanggar perintah lain bahkan suami. Karena setan memiliki banyak kiat. Meskipun terkadang kenyataan yang ada tidak selalu sesuai dengan pendapat ini, tetapi memang begitulah keadaan mayoritas pemuda kita di zaman sekarang. Pemuda yang menyunting gadis ber-hijab, namanya akan menjadi harum, meskipun ia sendiri tidak termasuk orang-orang yang dinilai ta'at menjalankan perintah agama.
KE-5 : BELUM DEWASA
ALASAN: Saya belum cukup umur untuk dihijab, hijab khan khusus untuk orang dewasa!
JAWABAN: Kebanyakan berpendapat bahwa kedewasaan seorang gadis dimulai saat berumur 20 tahun. Dan menganggap yang dibawah 20 tahun itu masih anak-anak meskipun ia sudah haid. Padahal itu adalah pendapat yang keliru. Dalam Islam kewajiban seorang wanita untuk menjalankan perintah Allah adalah ketika ia sudah baligh (sudah haid dalam usia 9 tahun, atau sempurna umurnya 15 tahun), maka ketika ia sudah baligh, ia juga bisa dibilang dewasa dan sudah ada kewajibannya untuk berhijab. Jadi tidak ada alasan lagi kalo usia sudah renta tapi masih bilang belum dewasa. Dan apakah kamu bisa menjamin umurmu masih panjang? Coba bayangkan, banyak khan teman-teman kita yang masih belia tapi sudah mendahului kita. Makanya buruan dech kamu pada insyaf.
KE-6 : GAYA, MENGHALANGI BERHIAS DAN BUKAN HIJAB
ALASAN : Ach, banyak ko wanita yang berhijab malah dia lebih parah dalam melanggar ajaran agama, misalnya pacaran dan ia menggunakan hijab hanya untuk gaya, lalu kalo nanti saya berhijab kecantikan saya tidak bisa dilat orang donk!
JAWABAN : Hijab memang bukan segi penilaian baik buruknya seorang wanita, namun dengan berhijab setidaknya orang tidak akan berburuk sangka kepadanya dan cowok juga tidak akan berani menganggunya. Itu sudah jaminan Allah (coba buka QS. Al-Ahzab: 59) jadi sebaiknya mengenakan hijab itu bukan untuk mode atau gaya, tapi semata-mata karena Allah dan kita mesti merasa yakin untuk berhijab karena itu memang sudah menjadi keharusan. Kalo itu sudah dilaksanakan, maka kita akan merasa hidup ini teratur dengan aturan Allah tidak seenaknya. Ia tidak akan berani melanggar perintah Allah termasuk pacaran dan lain- lain.
Lalu, terlebih dulu patut kita pertanyakan: "Untuk siapa engkau pamer aurat? Untuk siapa engkau berhias?" Jika jawabannya: "Aku memamerkan tubuhku dan bersolek agar semua orang mengetahui kecantikan dan kelebihan diriku," maka kembali kita perlu bertanya: "Apakah kamu rela, kecantikanmu itu dinikmati oleh orang yang dekat dan yang jauh darimu?" "Relakah kamu menjadi barang dagangan yang murah, bagi semua orang, baik yang jahat maupun yang terhormat?" "Bagaimana engkau bisa menyelamatkan dirimu dari mata para serigala yang berwujud manusia?". "Maukah, jika dirimu dihargai serendah itu?"
Saudariku, engkau amat mahal dan berharga sekali. Pernahkah terlintas dalam benakmu, bagaimana seorang pembeli membolak-balik barang yang ingin dibelinya? Jika ia tertarik dan berniat membelinya, ia akan meminta kepada sang penjual agar ia diambilkan barang baru sejenis yang masih tersusun di atas rak. Ia ingin agar yang dibelinya adalah barang yang belum pernah tersentuh oleh tangan manusia.
Renungkanlah perumpamaan ini baik-baik. Dari sini, engkau akan tahu betapa berharganya dirimu, yakni jika engkau menyembunyikan apa yang harus engkau sembunyikan sesuai dengan perintah Allah kepadamu.
SAUDARIKU,
ALASAN APALAGI YANG MENGHALANGIMU UNTUK BERHIJAB ???
KALU BUKAN HARI INI, MAU KAPAN LAGI?
DAN APA BESOK KITA MASIH HIDUP DI DUNIA INI ??? RENUNGKANLAH !
Oleh: Hari Guntara
Semoga kita semua mendapat bimbingan dan karunia dari Allah SWT. Amien
ALASAN : Kalo pake hijab, nanti kecantikannya ketutup donk, terus laki- laki yang ingin melihat wajah asli kita, akan menahan nafsunya, kalo terus ditahan nafsunya itu bisa meledak dan ia melampiaskannya dengan melakukan pelecehan! Nah, pemecahannya khan, ya kita harus buka hijab, bener gak ?
JAWAB: Seandainya jalan pemecahan itu benar, tentu Amerika dan negara- negara barat akan menjadi negara yang paling kecil kasus perkosaan dan pelecehan terhadap wanita di dunia. Namun pada kenyataannya tidak demikian, bahkan menurut buku "Crime in USA" terbitan FBI, dikatakan bahwa setiap enam menit sekali terjadi kasus pemerkosaan disana. Ihhh seremm…
Jadi, Kepada orang yang masih mempertahankan dan meyakini kebenaran alasan tersebut, kita bisa mencari jawaban atas kesalahan mereka melalui 3 hal: Pertama, berbagai data statistik telah mendustakan cara pemecahan yang mereka tawarkan; Kedua, hasrat seksual terdapat pada masing-masing pihak, pria dan wanita; Ketiga, yang membangkitkan nafsu seksual laki-laki adalah tatkala ia melihat kecantikan wanita, baik wajah, atau anggota tubuh lain yang mengundang syahwat. Jadi itu bukan alas an lagi, OK
KE-2 : BELUM MANTAP DENGAN HATI
ALASAN : Khan berhijab itu harus dengan hati bicaranya, Ya, kalo misalnya kata hati saya belum mantap untuk berhijab, gimana? JAWAB: Ukhti yang berdalih dengan alasan ini hendaknya bisa membedakan antara dua hal. Yakni antara perintah Allah dengan perintah manusia. Jika perintah itu datangnya dari manusia, maka bisa salah dan bisa benar. Adapun jika perintah itu dari Allah, maka tidak ada alasan bagi manusia untuk mengatakan "saya belum mantap". Bila ia masih mengatakan hal itu dengan penuh keyakinan bisa saja dikatakan bahwa
keislamannnya juga belum mantap dan itu melanggar ajaran Allah, padahal ia mengetahui perintah tersebut dari Allah, maka hal tersebut bisa menyeretnya pada bahaya yang sangat besar, yakni keluar dari agama Allah, sementara dia tidak menyadarinya. Sebab dengan begitu berarti ia tidak percaya dan meragukan kebenaran perintah tersebut. Perintah untuk berhijab/ kerudung (QS: Al-Ahzab: 59)
KE-3 : ALLAH BELUM MEMBERIKU HIDAYAH
TANYA: Sebenarnya aku sich pengen banget pake hijab, tapi kalo Allah belum memberiku hidayah. Aku mesti gimana?
JAWAB: Ukhti yang berdalih seperti ini telah terperosok dalam kekeliruan yang nyata. Kami ingin bertanya: "Bagaimana kamu tahu bahwa Allah belum memberimu hidayah?" Jika jawabannya, "Aku tahu", maka ada satu dari dua kemungkinan: Pertama, dia mengetahuinya dari ilmu ghaib, sehingga ia tahu apa yang ada di dalam kitab yang tersembunyi (Lauhul Mahfuzh). Dia pasti mengetahui pula bahwa dirinya termasuk orang-orang yang celaka dan bakal masuk Neraka. Kedua, ada makhluk lain yang mengabarkan tentang nasib dirinya, bahwa dia tidak termasuk wanita yang mendapatkan hidayah. Mungkin bisa jadi yang memberitahu itu malaikat, jin atau pun manusia. Namun, ketika jawaban tadi tidak ada pada dirinya, bagaimana dia tahu Allah belum memberi hidayah? Hidayah itu datangnya dari Allah, namun kita wajib
berusaha untuk mendapatkannya. Tanpa ada usaha tidak mungkin ada hasil. Oleh karena itu, kalo masih beralasan seperti ini, itu tidak masuk akal. Berusahalah untuk mendapatkan hidayah itu.
KE-4 : TAKUT TIDAK LAKU NIKAH
ALASAN : Saya takut, kalau saya pake hijab, nanti nggak laku nikah. Cowok khan biasanya suka liat fisiknya dulu, wajahnya,
rambutnya, bodinya, segalanya dech! gimana tuch?
JAWAB: Kecantikan memang merupakan salah satu sebab pokok dalam pernikahan, tetapi ia bukan segalanya sebab. Rosul pernah bersabda, bahwa wanita dinikahi karena 4 hal: kecantikannya, hartanya, keturunan dan agamanya. Tapi yang menjadi prioritas adalah agamanya.
Kaum laki-laki tidak hanya melihat unsur kecantikan semata, tetapi ada hal lain yang menyatu dengan kecantikan yaitu sholeha yang dijadikan pertimbangan dalam memilih isteri. Bisa jadi sikap gadis yang biasa memperlihatkan aurat -yang dimaksudkan untuk menawan hati pria- menjadi bumerang bagi dirinya. Bisa saja tindakan itu malah membuat para pemuda enggan menikahinya. Sebab mungkin para pemuda beranggapan, jika wanita tersebut berani melanggar perintah Allah berhijab, tidak menutup kemungkinan dia akan berani melanggar perintah lain bahkan suami. Karena setan memiliki banyak kiat. Meskipun terkadang kenyataan yang ada tidak selalu sesuai dengan pendapat ini, tetapi memang begitulah keadaan mayoritas pemuda kita di zaman sekarang. Pemuda yang menyunting gadis ber-hijab, namanya akan menjadi harum, meskipun ia sendiri tidak termasuk orang-orang yang dinilai ta'at menjalankan perintah agama.
KE-5 : BELUM DEWASA
ALASAN: Saya belum cukup umur untuk dihijab, hijab khan khusus untuk orang dewasa!
JAWABAN: Kebanyakan berpendapat bahwa kedewasaan seorang gadis dimulai saat berumur 20 tahun. Dan menganggap yang dibawah 20 tahun itu masih anak-anak meskipun ia sudah haid. Padahal itu adalah pendapat yang keliru. Dalam Islam kewajiban seorang wanita untuk menjalankan perintah Allah adalah ketika ia sudah baligh (sudah haid dalam usia 9 tahun, atau sempurna umurnya 15 tahun), maka ketika ia sudah baligh, ia juga bisa dibilang dewasa dan sudah ada kewajibannya untuk berhijab. Jadi tidak ada alasan lagi kalo usia sudah renta tapi masih bilang belum dewasa. Dan apakah kamu bisa menjamin umurmu masih panjang? Coba bayangkan, banyak khan teman-teman kita yang masih belia tapi sudah mendahului kita. Makanya buruan dech kamu pada insyaf.
KE-6 : GAYA, MENGHALANGI BERHIAS DAN BUKAN HIJAB
ALASAN : Ach, banyak ko wanita yang berhijab malah dia lebih parah dalam melanggar ajaran agama, misalnya pacaran dan ia menggunakan hijab hanya untuk gaya, lalu kalo nanti saya berhijab kecantikan saya tidak bisa dilat orang donk!
JAWABAN : Hijab memang bukan segi penilaian baik buruknya seorang wanita, namun dengan berhijab setidaknya orang tidak akan berburuk sangka kepadanya dan cowok juga tidak akan berani menganggunya. Itu sudah jaminan Allah (coba buka QS. Al-Ahzab: 59) jadi sebaiknya mengenakan hijab itu bukan untuk mode atau gaya, tapi semata-mata karena Allah dan kita mesti merasa yakin untuk berhijab karena itu memang sudah menjadi keharusan. Kalo itu sudah dilaksanakan, maka kita akan merasa hidup ini teratur dengan aturan Allah tidak seenaknya. Ia tidak akan berani melanggar perintah Allah termasuk pacaran dan lain- lain.
Lalu, terlebih dulu patut kita pertanyakan: "Untuk siapa engkau pamer aurat? Untuk siapa engkau berhias?" Jika jawabannya: "Aku memamerkan tubuhku dan bersolek agar semua orang mengetahui kecantikan dan kelebihan diriku," maka kembali kita perlu bertanya: "Apakah kamu rela, kecantikanmu itu dinikmati oleh orang yang dekat dan yang jauh darimu?" "Relakah kamu menjadi barang dagangan yang murah, bagi semua orang, baik yang jahat maupun yang terhormat?" "Bagaimana engkau bisa menyelamatkan dirimu dari mata para serigala yang berwujud manusia?". "Maukah, jika dirimu dihargai serendah itu?"
Saudariku, engkau amat mahal dan berharga sekali. Pernahkah terlintas dalam benakmu, bagaimana seorang pembeli membolak-balik barang yang ingin dibelinya? Jika ia tertarik dan berniat membelinya, ia akan meminta kepada sang penjual agar ia diambilkan barang baru sejenis yang masih tersusun di atas rak. Ia ingin agar yang dibelinya adalah barang yang belum pernah tersentuh oleh tangan manusia.
Renungkanlah perumpamaan ini baik-baik. Dari sini, engkau akan tahu betapa berharganya dirimu, yakni jika engkau menyembunyikan apa yang harus engkau sembunyikan sesuai dengan perintah Allah kepadamu.
SAUDARIKU,
ALASAN APALAGI YANG MENGHALANGIMU UNTUK BERHIJAB ???
KALU BUKAN HARI INI, MAU KAPAN LAGI?
DAN APA BESOK KITA MASIH HIDUP DI DUNIA INI ??? RENUNGKANLAH !
Oleh: Hari Guntara
Semoga kita semua mendapat bimbingan dan karunia dari Allah SWT. Amien
Selasa, 29 September 2009
Bertaubat
posted by : pangonandalan
Assalamu’alaykum.
Taubat secara harfiah berarti pulang atau kembali. Secara istilah, taubat maksudnya, kembali dari yang dilarang oleh Allah SWT. Kalau dalam perjalanan hidup ini, kita suka menerjang larangan-larangan Allah SWT, melakukan apa-apa yang dilarang oleh-Nya, maka taubat artinya meninggalkan lerangan-larangan itu dan melaksanakan apa-apa yang diperintah oleh-Nya.
Kenapa taubat ini harus segera dilaksanakan? Karena kita sebagai manusia sulit untuk melepas diri dari dosa dan salah. Rosulullah saw bersabda, “setiap Bani Adam pasti mempunyai dosa dan kesalahan. Dan sebaik-baik orang yang mempunyai dosa dan kesalahan ialah orang yang segera bertaubat.” Dengan kata lain, orang yang baik sesungguhnya bukanlah orang yang tidak punya salah, karena tidak ada orang yang tidak punya salah. Tetapi orang yang baik apabila melakukan kesalahan, ia segera sadar, dijadikannya kesalahan itu sebagai pelajaran untuk tidak diulanginya lagi di masa-masa yang akan datang.
Sejak awalnya, iblis sudah memplokamirkan diri di hadapan Allah SWT akan selalu memperdayakan dan menggoda anak-anak Adam selama ruh mereka masih ada pada jasad mereka. Jadi, selama manusia itu masih hidup, selam itu juga iblis akan selalu meggoda dan menggelincirkan manusia untuk jatuh ke tempat-tempat salah dan tempat-tempat dosa. Tetapi, Allah SWT juga menjamin kepada manusia, sepanjang manusia itu hidup, Allah SWT akan selalu memberikan ampun kepada manusia selama manusia itu memohon ampun/bertaubat.
Oleh karena itu, setiap hari kita harus bertaubat kepada Allah SWT. Apa yang harus kita lakukan untuk mencapai sempurnanya suatu taubat?
Dalam hidup, yang menjadi teladan kita adalah Rosululloh saw. Rosulullah saw, yang dalam hidupnya sudah mendapat jaminan ampun dari Allah SWT, setiap hari minimal beliau beristighfar sebanyak 70 kali. Itulah yang dicontohkan oleh rosulullah saw kepada umatnya. Kita sebagai manusia yang penuh dosa, hendaknya meneladani perbuatan beliau.
Demikian, semoga Allah SWT menerima taubat kita.
Wassalamu’alaykum.
Assalamu’alaykum.
Taubat secara harfiah berarti pulang atau kembali. Secara istilah, taubat maksudnya, kembali dari yang dilarang oleh Allah SWT. Kalau dalam perjalanan hidup ini, kita suka menerjang larangan-larangan Allah SWT, melakukan apa-apa yang dilarang oleh-Nya, maka taubat artinya meninggalkan lerangan-larangan itu dan melaksanakan apa-apa yang diperintah oleh-Nya.
Kenapa taubat ini harus segera dilaksanakan? Karena kita sebagai manusia sulit untuk melepas diri dari dosa dan salah. Rosulullah saw bersabda, “setiap Bani Adam pasti mempunyai dosa dan kesalahan. Dan sebaik-baik orang yang mempunyai dosa dan kesalahan ialah orang yang segera bertaubat.” Dengan kata lain, orang yang baik sesungguhnya bukanlah orang yang tidak punya salah, karena tidak ada orang yang tidak punya salah. Tetapi orang yang baik apabila melakukan kesalahan, ia segera sadar, dijadikannya kesalahan itu sebagai pelajaran untuk tidak diulanginya lagi di masa-masa yang akan datang.
Sejak awalnya, iblis sudah memplokamirkan diri di hadapan Allah SWT akan selalu memperdayakan dan menggoda anak-anak Adam selama ruh mereka masih ada pada jasad mereka. Jadi, selama manusia itu masih hidup, selam itu juga iblis akan selalu meggoda dan menggelincirkan manusia untuk jatuh ke tempat-tempat salah dan tempat-tempat dosa. Tetapi, Allah SWT juga menjamin kepada manusia, sepanjang manusia itu hidup, Allah SWT akan selalu memberikan ampun kepada manusia selama manusia itu memohon ampun/bertaubat.
Oleh karena itu, setiap hari kita harus bertaubat kepada Allah SWT. Apa yang harus kita lakukan untuk mencapai sempurnanya suatu taubat?
- Menyesal atas dosa yang pernah kita lakukan.
- Berniat tidak akan mengulangi perbuatan dosa itu.
- Meninggalkan perbuatan itu untuk selamanya.
- Menunaikan semua kewajiban kita kepada Allah SWT.
- Meminta maaf kepada semua musuh-musuhnya.
- Melatih diri untuk bertaat kepada Allah SWT.
- Memperbanyak istighfar dalam kehidupan.
Dalam hidup, yang menjadi teladan kita adalah Rosululloh saw. Rosulullah saw, yang dalam hidupnya sudah mendapat jaminan ampun dari Allah SWT, setiap hari minimal beliau beristighfar sebanyak 70 kali. Itulah yang dicontohkan oleh rosulullah saw kepada umatnya. Kita sebagai manusia yang penuh dosa, hendaknya meneladani perbuatan beliau.
Demikian, semoga Allah SWT menerima taubat kita.
Wassalamu’alaykum.
Langganan:
Komentar (Atom)
